PANDEGLANG, LINIMASSA.ID – Upaya pencarian delapan orang termasuk jurnalis yang masih dinyatakan hilang di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, kembali mendapat dukungan dari unsur udara.
Helikopter HR-3604 diterjunkan untuk memperluas pemantauan dalam operasi SAR yang berlangsung pada Sabtu, 12 September 2026. Pesawat tersebut lepas landas sekitar pukul 08.20 WIB dan tiba di kawasan Pantai Carita pada pukul 09.05 WIB.
Setibanya di Pantai Carita, helikopter disiagakan untuk mendukung pencarian jurnalis dan ABK kapal di wilayah sekitar Gunung Anak Krakatau dan perairan Selat Sunda.
Dukungan dari udara dinilai penting karena memungkinkan tim SAR mengawasi area pencarian yang lebih luas sekaligus memperoleh sudut pandang berbeda dalam menemukan kemungkinan petunjuk keberadaan para korban.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten Al Amrad mengatakan, pengerahan HR-3604 menjadi salah satu strategi untuk memperkuat operasi pencarian jurnalis yang dilakukan tim gabungan.
“Pengerahan Helikopter HR-3604 merupakan bagian dari upaya kami untuk memperkuat pencarian melalui udara. Dengan dukungan ini, kami berharap jangkauan pemantauan dapat semakin luas sehingga setiap kemungkinan adanya petunjuk keberadaan delapan orang yang masih dalam pencarian dapat segera teridentifikasi,” ujar Al Amrad, Sabtu, 12 September 2026.
Pencarian Jurnalis dan ABK
Menurut dia, seluruh personel SAR Gabungan tetap menjalankan pencarian jurnalis dan ABK kapal berdasarkan rencana operasi yang telah disusun.
Faktor cuaca dan keselamatan petugas menjadi pertimbangan utama selama pelaksanaan operasi.
Saat helikopter tiba di Pantai Carita, kondisi cuaca dilaporkan cukup cerah. Kecepatan angin berada di kisaran 2 knot dari arah timur ke barat, sementara jarak pandang tercatat kurang dari 8 kilometer.
Kondisi tersebut terus dipantau sebagai bagian dari pertimbangan keselamatan dalam pelaksanaan operasi pencarian di wilayah Selat Sunda.

