linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Pemkot Cilegon Temukan Dugaan Manipulasi Laporan Pajak Restoran dan Kafe
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Pemkot Cilegon Temukan Dugaan Manipulasi Laporan Pajak Restoran dan Kafe
News

Pemkot Cilegon Temukan Dugaan Manipulasi Laporan Pajak Restoran dan Kafe

Andra
1 September 2026
Share
waktu baca 2 menit
Pajak restoran dan kafe
Pemkot Cilegon temukan manipulasi nilai pajak restoran dan kafe
SHARE

CILEGON, LINIMASSA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon menemukan dugaan ketidaksesuaian dalam laporan pajak restoran dan kafe. Sejumlah wajib pajak diduga melaporkan nilai omzet lebih rendah dibandingkan transaksi usaha yang sebenarnya.

Temuan tersebut diperoleh setelah Pemkot Cilegon melakukan survei dan sampling terhadap sejumlah restoran yang terdaftar sebagai wajib pajak.

Wali Kota Cilegon Robinsar mengatakan, terdapat sejumlah tempat usaha yang terlihat ramai pengunjung, namun nilai pajak restoran dan kafe yang dilaporkan dinilai tidak sebanding dengan aktivitas bisnis yang berlangsung.

“Ada yang nakal saya temukan, bahkan kita langsung duduk hitung memastikan laporannya per hari, ada,” kata Robinsar, Selasa, 1 September 2026.

Ia mencontohkan salah satu rumah makan yang setiap hari terlihat ramai pengunjung. Namun, dalam laporan pajaknya, tempat usaha tersebut hanya menyetorkan pajak restoran dan kafe sekitar Rp10 juta dalam satu bulan.

Jika mengacu pada besaran pajak yang berlaku, nominal tersebut menunjukkan omzet yang dilaporkan hanya sekitar Rp100 juta per bulan.

Menurut Robinsar, angka tersebut dinilai tidak masuk akal apabila dibandingkan dengan kondisi usaha yang terlihat ramai setiap hari.

“Logikanya kan masa hotel, restoran gede kayak gitu cuma Rp100 juta per bulan, kan enggak mungkin,” ujarnya.

Manipulasi Pajak Restoran dan Kafe

Ia memperkirakan omzet restoran tersebut dapat mencapai sekitar Rp10 juta per hari. Dengan perhitungan selama satu bulan, nilai transaksi usaha berpotensi mencapai Rp300 juta.

“Misalkan Rp10 juta per hari, itu kan Rp300 juta. Yang seperti itu yang sedang dilakukan, mendata dan memastikan, menerapkan dan menegakkan aturan,” tuturnya.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Robinsar menegaskan, langkah pengawasan tersebut bukan bertujuan mempersulit pelaku usaha maupun investor yang ingin mengembangkan bisnis di Kota Cilegon.

Pemkot Cilegon, kata dia, tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi investor untuk masuk dan berusaha. Namun, setiap pelaku usaha wajib mematuhi ketentuan dan aturan yang berlaku, termasuk dalam kewajiban membayar pajak.

“Investor dari manapun kalau mau berusaha di Cilegon silakan. Izin dibantu, tapi harus ikut aturan yang berlaku,” tegasnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

DLH Kota Tangsel
DLH Kota Tangsel Uji Emisi 500 Kendaraan, Minimalisir Efek Gas Rumah Kaca dari Transportasi
Pemerintahan
Pohon tumbang
Pohon Tumbang Timpa Pengendara Motor di Curug Serang, Satu Tewas dan Satu Luka Berat
News
SPPG Citasuk
Usai Disuspensi, Najib Hamas Minta SPPG Citasuk Perketat SOP
News
CKG
CKG Banten Tembus 6,4 Juta Warga, Hipertensi hingga TBC Tertinggi
News
Pabrik plastik
Akibat Kebakaran, Pabrik Plastik di Jawilan Rugi Rp41 Miliar
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan