LINIMASSA.ID, BOGOR – ID Humanity Dompet Dhuafa melalui CORDOFA (Corps Dai Dompet Dhuafa) sukses menyelenggarakan kegiatan Dauroh dan Ijazah Sanad Al-Qur’an “Ngaji Level Up: Level Up with Sanad, Naik Kelas Bersama Al-Qur’an” secara hybrid di Masjid Al Madinah, Parung-Bogor, pada Sabtu, 11 Juli 2026.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Syaikh Bilal Abdullah Ahmad As-Suhaili, pakar Al-Qur’an yang memiliki sanad (isnad) keilmuan yang bersambung hingga Rasulullah SAW dalam bacaan Al-Qur’an, khususnya Surat Al-Fatihah, melalui qiraah Riwayat Hafs dari Asim jalur Syatibiyah. Selain itu, beliau juga merupakan juara Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) Internasional serta penulis kitab Naysrul Amal Syarah Tuhfatul Athfal.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan dan tilawah Al-Qur’an, dilanjutkan dengan kampanye kepedulian serta ajakan berdonasi untuk program santunan yatim. Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim secara simbolis.
Ketua DKM Masjid Al Madinah, Ust. Sudirman Lubis mengatakan, Surat Al-Fatihah merupakan rukun dalam salat. Karena salat adalah rukun Islam, maka setiap muslim memiliki kewajiban untuk mampu membaca Al-Fatihah dengan baik dan benar.
“Jika Al-Fatihahnya benar maka benar salatnya. Namun jika bacaan Al-Fatihahnya salah, maka salatnya menjadi tidak sempurna bahkan dapat tertolak. Demikian pentingnya Surat Al-Fatihah,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Pranggono, Manager Layanan Dakwah Cordova menuturkan, kegiatan tersebut memiliki tiga tujuan. Pertama, untuk semakin menambah pengetahuan dari al-fatihah.
Kedua, menambah pengetahuan dan kemampuan dari peserta tentang bagaimana cara membaca al-fatihah yang baik dan benar.
Dan, ketiga, menjalin silaturahmi antara pengurus dan pengajar di Masjid al Madinah dengan peserta dari luar dan ini juga pesertanya tidak hanya offline tapi juga ada yang online.
Pranggono menjelaskan, bahwa goals dari acara ini agar peserta dapat mempraktekkan alquran secara benar.
“Goalsnya adalah menjadikan alquran sebagai way of life, dengan mulai mempraktekkan alquran secara baik dan benar dalam kehidupan sehari-hari,” tutur.
Pranggono menjelaskan, bahwa maksud dari ngaji level up ini adalah mengoptimalkan bagian dari fungsi Al-Qur’an dari mulai huruf kemudian huruf sambung kemudian tanda baca kemudian kembali ke Al-Qur’an dan sekarang kita lanjutkan dengan level yang berikutnya yaitu dengan mulai membaca Al-Qur’an mulai al-fatihah secara baik dan benar dengan menghadirkan pakar dibidangnya.
“Selain dari Jabodetabek banyak juga peserta yang hadir luar kota terutama dari Surabaya yang hadir secara online. Total peserta dari acara ini diikuti oleh 700 orang,” paparnya.
Melalui kegiatan ini, CORDOFA ID Humanity Dompet Dhuafa berharap dapat mendorong lahirnya generasi yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, tetapi juga memiliki sanad keilmuan yang autentik sebagai bagian dari upaya menjaga kemurnian bacaan Al-Qur’an dari generasi ke generasi.

