linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: PHK di Kabupaten Serang, Sektor Kimia dan Alas Kaki Mulai Tertekan Akibat Kenaikan Harga Bahan Baku
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > PHK di Kabupaten Serang, Sektor Kimia dan Alas Kaki Mulai Tertekan Akibat Kenaikan Harga Bahan Baku
News

PHK di Kabupaten Serang, Sektor Kimia dan Alas Kaki Mulai Tertekan Akibat Kenaikan Harga Bahan Baku

Andra
3 Juli 2026
Share
waktu baca 1 menit
PHK di Kabupaten Serang
Ilustrasi PHK di Kabupaten Serang
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Serang mengungkapkan bahwa meningkatnya kasus pemutusan hubungan kerja atau PHK di Kabupaten Serang dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari dalam maupun luar negeri.

Kepala Disnakertrans Kabupaten Serang, Diana Ardhianty Utami, menjelaskan bahwa Provinsi Banten saat ini menjadi daerah dengan jumlah PHK terbesar kedua di Indonesia setelah Jawa Barat.

Informasi tersebut disampaikan berdasarkan data dari Disnakertrans Provinsi Banten. Salah satu wilayah penyumbang angka tersebut yakni PHK di Kabupaten Serang.

Menurut Diana, kondisi ekonomi global yang belum stabil menjadi salah satu penyebab utama meningkatnya PHK.

Konflik yang masih berlangsung di Ukraina, tingginya aktivitas impor, serta penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat turut memberikan tekanan terhadap dunia industri.

PHK di Kabupaten Serang

Dampak situasi tersebut mulai dirasakan oleh sejumlah perusahaan yang terpaksa melalukan PHK di Kabupaten Serang, memilih melakukan langkah efisiensi, termasuk pengurangan jumlah tenaga kerja.

Industri padat karya menjadi sektor yang paling terdampak, terutama industri alas kaki dan kimia.

Ia menambahkan, industri kimia menghadapi tantangan besar akibat meningkatnya biaya impor bahan baku.

Selain itu, lonjakan harga biji plastik sebagai bahan utama produksi turut memperberat beban operasional perusahaan sehingga memengaruhi keberlangsungan usaha.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Bank Banten
BAZNAS dan Bank Banten Perkuat Kolaborasi untuk Kesejahteraan Masyarakat
Bisnis
Serpong Lagoon
176 Orang Muntaber Terpapar E-Coli, Warga Serpong Lagoon Minta Kompensasi
News
Provinsi Banten
Pemprov Banten Usulkan Penataan OPD, Jumlah Dinas Bertambah Menjadi 23
News
KMP Batumandi
ASDP Fasilitasi Pemulangan Penumpang KMP Batumandi hingga ke Rumah
News
Polda Banten
Polda Banten Buka Layanan Pengurusan Surat Kehilangan bagi Korban Kebakaran KMP Batumandi
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan