LINIMASSA.ID – Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Banten, Wawan Suhada, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memperluas pendataan warga negara Indonesia (WNI), khususnya warga Banten, yang berada di kawasan konflik Timur Tengah.
Permintaan ini disampaikan menyusul adanya dua warga Banten yang telah dievakuasi dari Iran di tengah meningkatnya ketegangan akibat eskalasi serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Menurut Wawan, perhatian pemerintah seharusnya tidak hanya tertuju pada warga yang berada di Iran. Ia menilai pemantauan juga perlu dilakukan terhadap WNI di negara-negara Timur Tengah lain yang berpotensi terdampak konflik, seperti Uni Emirat Arab, Qatar, Arab Saudi, Bahrain, Kuwait, Irak, dan Yordania.
Ia menegaskan bahwa negara memiliki kewajiban untuk memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara Indonesia yang berada di luar negeri, baik yang sedang menjalankan ibadah, menempuh pendidikan, bekerja, maupun berwisata.
Wawan mengatakan, pemerintah harus memastikan seluruh WNI yang berada di wilayah rawan konflik mendapatkan perlindungan yang memadai dan tidak hanya berfokus pada satu negara saja.
Menurutnya, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap warga Banten yang berada di kawasan Timur Tengah. Data tersebut dinilai penting untuk mempermudah koordinasi apabila sewaktu-waktu diperlukan upaya evakuasi atau langkah perlindungan lainnya.
Evakuasi Wakga Banten
Ia juga menilai pemerintah daerah dapat bekerja sama dengan pemerintah pusat, khususnya melalui perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri, untuk memantau kondisi WNI dan memastikan keamanan mereka tetap terjaga.
Wawan menyebutkan bahwa banyak warga Indonesia berada di kawasan tersebut untuk berbagai kepentingan, seperti menjalankan ibadah maupun menempuh pendidikan. Karena itu, negara harus hadir memberikan jaminan perlindungan bagi mereka.
Selain itu, ia juga mengimbau keluarga warga Banten yang memiliki kerabat di Timur Tengah agar tetap tenang namun terus memantau perkembangan situasi yang terjadi.
Wawan berharap pemerintah dapat memberikan informasi yang jelas dan terbuka kepada masyarakat terkait kondisi di wilayah konflik tersebut.
Ia menambahkan bahwa koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri sangat penting agar potensi risiko dapat diantisipasi sejak dini.
Menurutnya, keselamatan warga negara harus menjadi prioritas utama sehingga pemerintah perlu bergerak cepat untuk memastikan keberadaan serta kondisi warga Indonesia di kawasan tersebut tetap aman.



