SERANG, LINIMASSA.ID – Direktorat Reserse Narkoba Polda Banten menegaskan bahwa penyidikan kasus liquid vape yang diduga mengandung zat etomidate masih terus berlanjut.
Aparat kini memperluas penyelidikan untuk mengungkap mata rantai distribusi cairan tersebut.
Direktur Reserse Narkoba Polda Banten, Wiwin Setiawan, menyampaikan bahwa perkara ini tidak berhenti pada satu orang tersangka. Proses hukum masih dalam tahap pengembangan guna mengungkap keterlibatan pihak lain.
“Penyidikan masih berjalan dan terus dikembangkan. Rilis resmi akan disampaikan melalui humas,” ujarnya, Senin.
Ia menjelaskan, pengungkapan liquid vape yang mengandung etomidate merupakan kasus pertama yang ditangani Ditresnarkoba Polda Banten. Menurutnya, peredaran narkotika dalam bentuk cairan rokok elektrik kini mulai muncul sebagai pola baru di kalangan pelaku.
“Ini pengungkapan perdana, karena jenis liquid seperti ini memang baru marak belakangan,” katanya.
Saat ini penyidik masih menelusuri asal barang, jalur distribusi, serta kemungkinan adanya jaringan lintas wilayah. Pemeriksaan laboratorium juga dilakukan untuk memastikan kandungan zat dalam cairan yang disita sebagai barang bukti.
Etomidate diketahui sebagai obat anestesi yang digunakan dalam prosedur medis tertentu. Namun, apabila disalahgunakan tanpa pengawasan tenaga kesehatan, zat ini berisiko menimbulkan gangguan pada sistem saraf pusat dan efek berbahaya lainnya.
Polda Banten Amankan Paket Liquid
Sebelumnya, Ditresnarkoba Polda Banten menangkap tersangka berinisial AG terkait paket berisi liquid vape dan pil yang diduga ekstasi.
Penindakan dilakukan melalui metode control delivery terhadap kiriman mencurigakan yang dikirim lewat jasa ekspedisi.
Dari penggeledahan, petugas menemukan sejumlah cartridge liquid berbagai merek serta tiga butir pil berwarna kuning yang diduga narkotika jenis ekstasi. Polisi menduga tersangka mendapatkan barang tersebut dari pemasok yang kini masih diburu.
Penyidik terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas. Tidak menutup kemungkinan perkara akan merambah ke daerah lain apabila ditemukan bukti tambahan.
Wiwin menegaskan, kepolisian akan meningkatkan kewaspadaan terhadap peredaran narkotika dengan modus baru, termasuk melalui liquid vape yang dinilai lebih sulit terdeteksi.
Polda Banten juga mengingatkan masyarakat, terutama generasi muda dan pengguna rokok elektrik, agar berhati-hati terhadap produk liquid yang tidak jelas sumber dan legalitasnya.
Warga diminta segera melapor apabila menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar.



