linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Turunkan Angka Stunting, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pemerintahan > Turunkan Angka Stunting, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat
Pemerintahan

Turunkan Angka Stunting, Pemkot Tangsel Edukasi Masyarakat

Sopy R
24 Mei 2022
Share
waktu baca 2 menit
photo 2022 05 24 18.18.55
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie memaparkan cara-cara menurunkan angra stunting kepada masyarakat Tangsel
SHARE

linimassa.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat menggelar Workshop Pencegahan dan Penurunan Stunting di Ruang Blandongan, Balai Kota Tangerang Selatan, Ciputat pada Senin, 23 Mei 2022.

Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan bahwa instruksi Presiden mengenai program nasional terkait penurunan stunting harus dijalankan di setiap daerah termasuk Tangerang Selatan.

“Saya sudah perintahkan kepada para Camat bahkan, Rumah Sakit Serpong Utara itu kami khususkan untuk penanganan stunting,” ujarnya.

Di Provinsi Banten, angka prevalensi stunting telah terjadi penurunan dari 29,6 persen menjadi 23,4 persen. Dimana prevalensi stunting di Provinsi Banten masih di bawah nasional.

“Sedangkan di Tangsel, data awal pada 10 wilayah Kelurahan dengan presentase 13,67 persen, angka ini terendah jika dibandingkan dengan Kabupaten/Kota lain di Provinsi Banten,” papar Benyamin.

Dengan data yang ada, dia mengatakan bahwa dalam menurunkan angka stunting harus terus dilakukan dan secara serius. Basis data harus menjadi acuan dalam mengurai dan menuntaskan masalah stunting dan sebagai tindak lanjut penanganan dengan berbagai langkah.

“Mulai dari memetakan warga penduduk stunting atau klasterisasi, mengedukasi masyarakat terhadap penurunan angka stunting terutama di daerah yang terkena dampak,” ujarnya.

Lanjut disampaikan, pemerintah juga mendorong terutama OPD terkait untuk menganggarkan dan melaksanakan program penurunan angka stunting. Serta layanan konseling yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Terakhir, dia juga menyampaikan bahwa pentingnya anak-anak sejak usia dini untuk diajarkan pemahaman baik membuang sampah di tempatnya, dan memanfaatkan bahan-bahan limbah yang masih dapat digunakan.

“Mari kita mulai bangun pemahaman yang baru, tugas kita bersama memberikan pemahaman stunting, berikan simulasi, exercise apapun itu yang dapat dipahami,” pungkasnya. (rls/lts)

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

WNA
756 WNA Urus Surat Keterangan Tempat Tinggal di Kabupaten Serang
News
Buruh di Banten
Buruh di Banten Rentan Terjerat Judol dan Pinjol Ilegal
News
Tambang di Gunung Pinang
ESDM Banten Tegaskan Aktivitas Tambang di Gunung Pinang Tidak Mengantongi Izin
News
Gunung Gedor Kota Serang
Wisata Gunung Gedor Kota Serang Masih Kekurangan Listrik, Air Bersih, dan Fasilitas MCK
News
Sawah di Kabupaten Serang
793,5 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, 68 Hektare Gagal Panen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan