linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Bahaya Lembur Berkepanjangan: Dampak Kesehatan dan Kinerja yang Perlu Diketahui
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Bahaya Lembur Berkepanjangan: Dampak Kesehatan dan Kinerja yang Perlu Diketahui
Gaya Hidup

Bahaya Lembur Berkepanjangan: Dampak Kesehatan dan Kinerja yang Perlu Diketahui

Arief 17 September 2024
Share
waktu baca 3 menit
Lembur
Bahaya Lembur Jika Sering Kamu Lakukan
SHARE

Linimassa.id – Lembur yang dilakukan terus-menerus dalam pekerjaan dapat menimbulkan berbagai bahaya bagi kesehatan dan kesejahteraan karyawan. Berikut adalah penjelasan mengenai bahaya lembur yang berkelanjutan:

Contents
1. Kesehatan Fisik yang Terancam2. Penurunan Kinerja dan Produktivitas3. Dampak Psikologis4. Pengaruh pada Hubungan Sosial5. Risiko Kesehatan Jangka Panjang

1. Kesehatan Fisik yang Terancam

Kelelahan dan Stres: Lembur yang berkepanjangan dapat menyebabkan kelelahan fisik dan mental. Ketika tubuh dan pikiran tidak memiliki waktu untuk pulih, stres dapat meningkat, yang berpotensi menyebabkan gangguan tidur, sakit kepala, dan masalah pencernaan.

Penyakit Jantung dan Tekanan Darah Tinggi: Penelitian menunjukkan bahwa stres yang berkepanjangan akibat lembur dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan hipertensi. Pola hidup yang tidak sehat akibat jam kerja yang panjang juga dapat berkontribusi pada masalah kesehatan ini.

Gangguan Sistem Imun: Kurangnya istirahat dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, menjadikannya kurang efektif dalam melawan infeksi dan penyakit. Ini berarti karyawan yang sering lembur lebih rentan terhadap penyakit.

2. Penurunan Kinerja dan Produktivitas

Kualitas Kerja Menurun: Kelelahan akibat lembur yang terus-menerus dapat mengurangi konsentrasi dan fokus. Hal ini seringkali mengakibatkan kesalahan dalam pekerjaan dan menurunkan kualitas output.

Keputusan yang Buruk: Kelelahan mental dapat memengaruhi kemampuan pengambilan keputusan. Karyawan yang lelah mungkin membuat keputusan yang kurang baik, yang dapat berdampak negatif pada proyek dan hasil kerja.

Lembur Kerja
Lembur Kerja

3. Dampak Psikologis

Gangguan Mental: Stres yang berkelanjutan dapat menyebabkan gangguan psikologis seperti kecemasan, depresi, dan gangguan suasana hati. Karyawan yang merasa tertekan mungkin mengalami penurunan motivasi dan kepuasan kerja.

Ketidakseimbangan Kerja-Hidup: Lembur yang sering kali menyebabkan ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi. Hal ini dapat mengganggu hubungan sosial dan keluarga, yang pada akhirnya dapat mengurangi kualitas hidup secara keseluruhan.

4. Pengaruh pada Hubungan Sosial

Kehilangan Waktu Bersama Keluarga: Jam kerja yang panjang sering mengurangi waktu yang dapat dihabiskan bersama keluarga dan teman. Kurangnya waktu untuk berinteraksi dengan orang terdekat dapat menambah stres dan menurunkan kepuasan hidup.

Isolasi Sosial: Karyawan yang terus-menerus lembur mungkin merasa terisolasi dari kehidupan sosial mereka. Kurangnya waktu untuk bersosialisasi dapat mempengaruhi kesejahteraan emosional dan hubungan interpersonal.

- Advertisement -
Ad imageAd image

5. Risiko Kesehatan Jangka Panjang

Penyakit Kronis: Paparan berkepanjangan terhadap stres akibat lembur dapat menyebabkan penyakit kronis seperti diabetes tipe 2 dan gangguan metabolik. Risiko ini meningkat seiring dengan berlanjutnya pola kerja yang tidak sehat.

Penuaan Dini: Kurangnya istirahat yang cukup dapat mempercepat proses penuaan, menyebabkan kulit tampak kusam, serta mengurangi energi dan vitalitas secara keseluruhan.

Lembur yang terus-menerus dapat memiliki dampak serius pada kesehatan fisik, mental, dan sosial karyawan. Untuk menjaga kesejahteraan, penting bagi karyawan dan perusahaan untuk mencari keseimbangan yang sehat antara pekerjaan dan istirahat.

Perusahaan disarankan untuk menerapkan kebijakan yang mendukung keseimbangan kerja dan kehidupan pribadi, serta memberikan dukungan bagi karyawan untuk mengelola stres dan menjaga kesehatan. (AR)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
26 November 2025
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

SPPG Karangtanjung
Dapur MBG SPPG Karangtanjung Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Operasional Tetap Berjalan
News
Pemkot Serang
Tangani Banjir di Berbagai Wilayah, Pemkot Serang Ajukan Bantuan ke Provinsi dan Pusat
News
Tambang ilegal di Cilegon
Pemprov Banten Tutup Tambang Ilegal di Cilegon, Satgas Petakan Lokasi di Ciwandan dan JLS
News
Rekonstruksi
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Anak Kader PKS Dilaksanakan Tertutup di BBS 3
News
Huntara Cigobang
Bertahan Menginap di Kantor Bupati, Warga Huntara Cigobang Tuntut Kejelasan Hunian Permanen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?