linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Mewaspadai Hipertensi Si Penyebab Berbagi Kekhawatiran
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Mewaspadai Hipertensi Si Penyebab Berbagi Kekhawatiran
Gaya Hidup

Mewaspadai Hipertensi Si Penyebab Berbagi Kekhawatiran

Hilal Ahmad 31 Mei 2024
Share
waktu baca 5 menit
Hipertensi Darah Tinggi (Foto : UMSU)
Hipertensi Darah Tinggi (Foto : UMSU)
SHARE

linimassa.id – Hipertensi alias darah tinggi dapat menyerang siapapun. Ini alasan hipertensi harus diwaspadai.

Contents
PenyebabFaktor RisikoGejala

Laman Halodoc menyebut, hipertensi merupakan kondisi ketika tekanan darah di atas batas normal (130/80 mmHg atau lebih).

Kondisi ini dapat menyebabkan berbagai macam komplikasi kesehatan yang membahayakan nyawa jika dibiarkan.

Bahkan, gangguan ini dapat menyebabkan peningkatan risiko terjadinya penyakit jantung, stroke, hingga kematian.

Istilah tekanan darah sendiri bisa digambarkan sebagai kekuatan dari sirkulasi darah terhadap dinding arteri tubuh yang merupakan pembuluh darah utama.

Besarnya tekanan yang terjadi bergantung pada resistensi dari pembuluh darah dan seberapa intens jantung untuk bekerja.

Seseorang dapat mengalami tekanan darah tinggi apabila semakin banyak darah yang dipompa oleh jantung dan akibat sempitnya pembuluh darah pada arteri.

Darah tinggi dapat diketahui dengan pemeriksaan secara rutin pada tekanan darah. Hal ini direkomendasikan untuk dilakukan setiap tahun oleh semua orang dewasa.

Pembacaan tekanan darah dilakukan dalam satuan milimeter air raksa (mmHg). Hasil pemeriksaan akan terbagi menjadi dua nomor, yaitu:

Angka pertama atau sistolik mewakili tekanan dalam pembuluh darah ketika jantung berkontraksi atau berdetak.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Angka kedua atau diastolik mewakili tekanan di dalam pembuluh darah ketika jantung beristirahat di antara detaknya.

Seseorang bisa dikatakan mengalami hipertensi jika angka tekanan darah sistolik dari pengukuran selama dua kali berturut-turut memperlihatkan hasil yang lebih besar dari 140 mmHg, dan/atau angka tekanan darah diastolik menunjukkan hasil yang lebih besar dari 90 mmHg.

 

Penyebab

Hipertensi terbagi menjadi dua jenis, yaitu hipertensi primer dan sekunder. Berikut penjelasan tentang penyebab hipertensi ini:

Hipertensi Primer

Sering kali, penyebab terjadinya hipertensi pada kebanyakan orang dewasa tidak dapat diidentifikasi.

Darah tinggi primer cenderung berkembang secara bertahap selama bertahun-tahun yang akhirnya semakin parah jika tidak dilakukan penanganan.

Hipertensi Sekunder

Beberapa orang memiliki tekanan darah tinggi karena alami kondisi kesehatan yang mendasarinya.

Darah tinggi jenis ini cenderung terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan tekanan darah lebih tinggi dibandingkan hipertensi primer.

Berbagai kondisi yang dapat menyebabkan hipertensi sekunder, antara lain:

Obstruktif sleep apnea (OSA).

Masalah ginjal.

Tumor kelenjar adrenal.

Masalah tiroid.

Cacat bawaan di pembuluh darah.

Obat-obatan, seperti pil KB, obat flu, dekongestan, obat penghilang rasa sakit yang dijual bebas.

Obat-obatan terlarang.

 

Faktor Risiko

Memang faktor risiko untuk alami hipertensi berbanding lurus dengan usia.

Seseorang yang memiliki usia lebih tua memiliki kemungkinan lebih besar untuk alami darah tinggi.

Beberapa faktor risiko lainnya yang dapat meningkatkan terjadinya hipertensi adalah:

Memiliki usia di atas 65 tahun.

Sering mengonsumsi makanan tinggi garam berlebihan.

Alami kelebihan berat badan atau obesitas.

Adanya riwayat keluarga dengan kondisi medis yang sama.

Kurang mengonsumsi buah dan sayuran.

Tidak aktif secara fisik atau jarang berolahraga.

Mengonsumsi terlalu banyak makanan atau minuman yang mengandung kafein.

Memiliki kebiasaan merokok.

Banyak mengonsumsi minuman beralkohol.

Stres. Tingkat stres yang tinggi dapat meningkatkan tekanan darah untuk sementara.

Alami kondisi kronis tertentu, seperti penyakit ginjal, diabetes, atau sleep apnea.

Perlu dipahami juga terkadang kehamilan juga dapat menyebabkan terjadinya tekanan darah tinggi.

Selain itu, gangguan ini juga dapat terjadi pada anak-anak yang biasanya disebabkan masalah pada ginjal atau jantung.

Pengaruh gaya hidup yang buruk juga semakin memperparah masalah ini.

Meski demikian, kita dapat menurunkan atau bahkan mencegah risiko terjadinya hipertensi dengan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat dan mengatur pola makan secara rutin.

Pastikan untuk memenuhi asupan gizi pada tubuh agar tetap sehat, konsumsi air putih setiap hari, dan berolahraga secara teratur.

Lengkapi juga dengan mengonsumsi suplemen atau vitamin untuk menjaga tubuh agar tetap sehat.

Jangan lupa untuk mengecek kebutuhan vitamin dan suplemenmu di Toko Kesehatan Halodoc. Yuk, cek sekarang!

 

Gejala

Seseorang yang mengidap hipertensi akan merasakan beberapa gejala yang timbul, antara lain:

Sakit kepala;

Mimisan;

Masalah penglihatan;

Nyeri dada;

Telinga berdengung;

Sesak napas; dan

Aritmia.

Untuk hipertensi yang berat gejalanya bisa berupa:

Kelelahan;

Mual dan/atau muntah;

Kebingungan;

Merasa cemas;

Nyeri pada dada;

Tremor otot; dan

Adanya darah dalam urine. (Hilal)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

THR
PPPK Paruh Waktu di Pemprov Banten Dipastikan Tanpa THR Tahun Ini
News
harga emas
Harga Emas Antam Terkoreksi Rp13.000, Pelaku Pasar Cermati Potensi Kenaikan Lanjutan
News
Polda Banten
Antisipasi Pencurian Saat Mudik, Kapolda Banten Izinkan Warga Titip Kendaraan di Kantor Polisi
News
Harga daging sapi
Harga Daging Sapi di Pasar Badak Capai Rp140 Ribu per Kilogram
News
Narkoba
Provinsi Banten Masih Jadi Lintasan Rawan Penyelundupan Narkoba
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?