linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Peringatan Hari Jamu Nasional untuk Meningkatkan Kesadaran Akan Kearifan Lokal
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Peringatan Hari Jamu Nasional untuk Meningkatkan Kesadaran Akan Kearifan Lokal
Gaya Hidup

Peringatan Hari Jamu Nasional untuk Meningkatkan Kesadaran Akan Kearifan Lokal

Arief
27 Mei 2024
Share
waktu baca 2 menit
Jamu Indonesia
Jamu Indonesia
SHARE

linimassa.id – Setiap tanggal 27 Mei diperingati sebagai Hari Jamu Nasional. Hari ini bertujuan mengangkat kembali eksistensi jamu di Indonesia. Penetapan Hari Jamu Nasional dimulai dari kekhawatiran akan pudarnya keberadaan jamu sebagai warisan budaya.

Pada 27 Mei 2008, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meresmikan tanggal ini sebagai Hari Kebangkitan Jamu Indonesia sekaligus mengakui jamu sebagai kearifan lokal yang harus dilestarikan.

Kata “jamu” merupakan singkatan dari dua kata Jawa, yaitu “jampi” yang berarti doa atau obat, dan “husada” yang berarti kesehatan. Dengan demikian, jamu dapat diartikan sebagai obat yang bertujuan meningkatkan kesehatan.

Jamu juga sering disebut sebagai obat rumahan karena dapat dibuat sendiri di rumah dengan menggunakan rempah-rempah yang ada di sekitar kita.

Berbagai jenis jamu di Indonesia memiliki manfaat kesehatan masing-masing. Misalnya, jamu kunyit asam dikenal untuk meringankan rasa sakit saat haid, menyegarkan tubuh, dan mencegah sariawan.

Jamu beras kencur bermanfaat untuk menghilangkan pegal, meredakan batuk, menambah nafsu makan, dan melancarkan peredaran darah.

Jamu temulawak sangat populer untuk menyembuhkan penyakit hepatitis karena dapat mencegah penyakit hati dan menurunkan kolesterol.

Selain itu, wedang uwuh dikenal dapat mengobati batuk, masuk angin, perut kembung, pegal linu, dan menyegarkan badan.

Dr. Siti Fadilah Supari, mantan Menteri Kesehatan Indonesia, mengungkapkan pentingnya melestarikan jamu sebagai warisan budaya bangsa. “Jamu adalah bagian dari identitas kita. Melalui jamu, kita dapat menjaga kesehatan dengan cara alami dan tradisional. Ini adalah warisan nenek moyang yang harus kita jaga,” ujarnya dalam sebuah wawancara.

Di era modern ini, jamu tidak hanya diakui di dalam negeri, tetapi juga mulai dikenal di mancanegara. Banyak produk jamu yang diekspor dan mendapat tempat di pasar internasional. Namun, tantangan tetap ada, terutama dalam menjaga kualitas dan standar produksi. (AR)

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Gunung Anak Krakatau
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Menyebar, Polresta Tangerang Turunkan Water Canon Bersihkan Jalan
News
benih lobster
Bawa 150 Ribu Benih Lobster, Truk Tujuan Palembang Diamankan Polda Banten di Tol Tangerang-Merak
News
Debt Collector
Tarik Motor di Jalan, 2 Debt Collector Diamankan Polisi di Karawaci
News
Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Letusan Malam Terekam Seismogram
News
Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Dindikbud Banten Minta Orang Tua Dampingi Anak Belajar dari Rumah
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan