linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Gunung Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Letusan Malam Terekam Seismogram
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Gunung Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Letusan Malam Terekam Seismogram
News

Gunung Anak Krakatau Erupsi Tiga Kali, Letusan Malam Terekam Seismogram

Andra
7 September 2026
Share
waktu baca 3 menit
Gunung Anak Krakatau
Letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) yang terjadi pada Minggu malam
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali meningkat. Gunung api di Selat Sunda itu tercatat mengalami erupsi pada Minggu, 6 September 2026 malam sekitar pukul 20.23 WIB.

Peristiwa tersebut menjadi erupsi ketiga Gunung Anak Krakatau yang tercatat pada hari yang sama. Letusan pada malam hari itu juga sempat direkam dalam sebuah video dan kemudian beredar di media sosial.

Karena erupsi terjadi saat kondisi sudah gelap, tinggi kolom abu tidak dapat diketahui secara visual dari Pos Pengamatan Gunung Api Anak Krakatau di Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang.

Berdasarkan rekaman seismogram, erupsi tersebut memiliki amplitudo maksimum mencapai 58 milimeter dengan durasi sekitar 44 detik.

Pengamat Gunung Api Pos Pantau GAK Pasauran, Andi Suwardi, membenarkan adanya aktivitas erupsi pada Minggu malam. Ia menjelaskan, kondisi cuaca dan minimnya jarak pandang menjadi kendala dalam mengamati ketinggian kolom abu.

“Enggak, tidak teramati tingginya. Karena kan malam hari gelap, di pos view-nya lebih banyak tertutup kabut siang-malam,” ujar Andi saat dihubungi, Senin, 7 September 2026.

Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan

Andi menjelaskan, keberadaan abu vulkanik perlu diwaspadai karena dapat berdampak terhadap keselamatan penerbangan. Jika abu masuk ke dalam mesin pesawat, material tersebut berpotensi menimbulkan gangguan pada mesin.

Dalam kondisi seperti itu, informasi mengenai aktivitas dan sebaran abu vulkanik akan diteruskan kepada otoritas penerbangan sebagai langkah antisipasi.

“Jadi mesin bisa mati mendadak. Makanya kalau ada abu, otoritas penerbangan dikasih tahu,” katanya.

Mengenai sebaran abu, Andi menerangkan material vulkanik biasanya terlontar bersamaan dengan terjadinya erupsi. Jangkauan penyebarannya sangat bergantung pada kekuatan letusan dan kondisi angin.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Apabila material erupsi terlontar cukup tinggi, abu dapat terbawa angin hingga mencapai wilayah yang cukup jauh dari sumber erupsi.

“Pas erupsi saja. Paling kalau erupsinya agak tinggi kan ada angin mendorong sampai ke tempat jauh, kayak kemarin itu Krakatau ke Banten-Lampung,” tuturnya.

Sementara itu, kondisi sebaran abu dari erupsi terakhir dilaporkan mulai mereda. Meski demikian, aktivitas Gunung Anak Krakatau masih menjadi perhatian dan terus dipantau oleh petugas.

“Sudah mulai berhenti, cuma kalau aktivitas Krakatau masih kita pantau,” pungkas Andi.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Debt Collector
Tarik Motor di Jalan, 2 Debt Collector Diamankan Polisi di Karawaci
News
Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Dindikbud Banten Minta Orang Tua Dampingi Anak Belajar dari Rumah
News
Gunung Anak Krakatau
Gunung Anak Krakatau Erupsi, SMA-SMK dan SKh di Banten Terapkan PJJ Selama Tiga Hari
News
SMPN 25 Tangsel Bukit Nusa Indah
Ada Penolakan Pembangunan SMPN 25 Tangsel, Warga Bukit Nusa Indah: Anak Kita Butuh Sekolah
Pendidikan
Dinkes Kota Tangsel Imbau Bahaya abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
Waspada Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Dinkes Tangsel Minta Warga Pakai Masker dan Tak Bakar Sampah
Gaya Hidup
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan