linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Hari Lahan Basah, Apa Maksudnya?
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pendidikan > Hari Lahan Basah, Apa Maksudnya?
Pendidikan

Hari Lahan Basah, Apa Maksudnya?

Hilal Ahmad
5 Februari 2024
Share
waktu baca 3 menit
Hari lahan basah sedunia/ (Foto : Indonesian.un.org)
Hari lahan basah sedunia/ (Foto : Indonesian.un.org)
SHARE

linimassa.id – Setiap 2 Februari diperingati sebagai Hari Lahan Basah diperingati setiap tanggal 2 Februari.

Penetapan itu bermula dari kesepakatan Konvensi Internasional tentang lahan basah pada tanggal 2 Februari tahun 1971 di Ramsar, Iran.

Konvensi ini juga pada akhirnya dikenal sebagai Konvensi Ramsar. Kemudian pada tahun 1996 hari lahan basah sedunia resmi ditetapkan tanggal 2 Februari.

Tanggal ini selalu diperingati oleh negara-negara yang masuk dalam anggota Konvensi Ramsar. Indonesia sendiri masuk dalam daftar negara dengan lahan basah terbesar di dunia.

Jenis tanah ini punya peran besar dalam pemurnian air dan penyimpan karbon.

 

Jenis

Jenis tanah ini memiliki beberapa jenis dan tersebar di seluruh dunia. Di antaranya adalah sebagai berikut:

 

  1. Rawa

Kawasan rawa merupakan wetland alias lahan basah karena wilayahnya yang selalu tergenang air. Kawasan rawa terbagi menjadi dua yaitu rawa air tawar yang biasanya berada di pedalaman hutan dan rawa air asin yang dapat dengan mudah ditemukan di wilayah pesisir pantai.

Tanah rawa merupakan salah satu pembersih alami dan menjadi rumah bagi beragam satwa.

- Advertisement -
Ad imageAd image

 

  1. Lahan Gambut

Ini termasuk tanah gambut yang terbentuk dari akumulasi tanaman yang sudah mati serta membusuk. Secara keseluruhan luas lahan gambut di dunia mencapai setengah dari luas lahan basah dan Indonesia meruoakan salah satu negara dengan lahan gambut terluas.

Tanah gambut ini mengandung bahan organik dengan kandungan cukup tinggi sehingga subur. Tanah gambut memiliki peran krusial lantaran mampu menyerap air hujan, mencegah banjir, memasok kebutuhan air bersih sepanjang tahun.

Adapun manfaat tanah gambut bagi manusia ada banyak macam. Seperti untuk pertanian, peternakan, sampai menangkap ikan. Tanah gambut juga merupakan media penyimpan karbon terbanyak yang bermanfaat menjaga iklim.

 

  1. Hutan Mangrove

Kawasan hutan mangrove juga menjadi salah satu wetland yang dapat dengan mudah dijumpai di Indonesia.

Hutan mangrove juga menjadi rumah bagi ragam flora dan fauna sehingga kelestariannya sangat penting. Sama seperti tanah gambut, kawasan mangrove juga merupakan tempat menampung karbon.

Kelebihan lain hutan mangrove adalah mengurangi abrasi pantai, banjir rob l serta menjadi penahan pasang surut air laut yang berpotensi tsunami.  (Hilal)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
26 Mei 2026
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Alun-alun Kota Serang
Revitalisasi Alun-alun Kota Serang Mulai Berjalan, Pemkot Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
News
Warga Lebak
5 Ribu Warga Lebak Belum Punya KTP Elektronik
News
KPK
KPK Fokus Awasi Pengadaan Barang dan Jasa dalam Program Prioritas Pemprov Banten
News
Polisi palsu
6 Polisi Palsu Diamankan Polresta Tangerang Usai Diduga Lakukan Pemerasan
News
ruas jalan
Pemprov Banten Ajukan 50 Ruas Jalan untuk Program Inpres Jalan Daerah 2026
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan