linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: KPK Usut Transaksi Mencurigakan Pemilu 2024 setelah PPATK Temukan Triliunan Rupiah
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pemerintahan > KPK Usut Transaksi Mencurigakan Pemilu 2024 setelah PPATK Temukan Triliunan Rupiah
Pemerintahan

KPK Usut Transaksi Mencurigakan Pemilu 2024 setelah PPATK Temukan Triliunan Rupiah

Arief
18 Desember 2023
Share
waktu baca 2 menit
Gedung KPK
Gedung KPK
SHARE

linimassa.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan memulai penyelidikan terkait dugaan transaksi mencurigakan yang terjadi selama Pemilu 2024.

“PPATK akan mengirimkan hasil analisis transaksi mencurigakan ke KPK jika diduga berasal dari korupsi, atas LHA (laporan hasil analisis) tersebut KPK melakukan proses hukum,” ujar Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, Senin (18/12/20203).

Langkah ini diambil setelah KPK menerima laporan dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengenai transaksi senilai triliunan rupiah.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, menyatakan bahwa KPK akan melakukan proses hukum jika transaksi tersebut diduga berasal dari korupsi.

Meski demikian, hingga saat ini, KPK belum menerima Laporan Hasil Analisis (LHA) dari PPATK dan berharap segera mendapatkannya.

PPATK sebelumnya menemukan transaksi mencurigakan dengan nilai triliunan rupiah selama masa kampanye Pemilu 2024. Ivan, perwakilan PPATK, mengungkapkan peningkatan yang masif dari transaksi mencurigakan, termasuk peningkatan lebih dari 100% di masa kampanye.

PPATK telah mengirim surat kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait transaksi mencurigakan.

“Kamis menemukan memang peningkatan yang masif dari transaksi mencurigakan. Misalnya terkait dengan pihak-pihak berkontestasi yang kami dapatkan namanya,” ucapnya.

Ivan mencatat bahwa rekening khusus dana kampanye (RKDK) cenderung tidak berfluktuasi, memunculkan kekhawatiran bahwa sumber dana kampanye mungkin berasal dari sumber ilegal.

“Artinya ada ketidaksesuaian bahwa pembiayaan, kami kan bertanya pembiayaan kampanye dan segala macamnya itu dari mana kalau RKDK-nya tidak bergerak kan. Nah itu kami melihat ada potensi misalnya orang mendapatkan sumber dari hasil ilegal,” ujar Ivan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

PPATK khawatir bahwa dana yang digunakan untuk kampanye Pemilu 2024 mungkin bersumber dari sumber ilegal. Mereka mencurigai ketidaksesuaian antara transaksi yang mencurigakan dan minimnya fluktuasi di RKDK, menunjukkan potensi penerimaan dana ilegal.

Penyelidikan KPK diharapkan dapat membawa kebenaran terkait transaksi mencurigakan selama Pemilu 2024 dan mencegah adanya praktik korupsi dalam proses demokrasi. (AR)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- 27 OKTOBER 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Malika for Urban Studies Soroti Nasib Sungai Cisadane di Tangsel
MALIKA Soroti Ironi Sungai Cisadane di Tangsel Kini: Warisan Peradaban Jadi Saluran Buang Perkotaan
News
nelayan di Kabupaten Serang
Cuaca Buruk Picu Paceklik, Nelayan di Kabupaten Serang Berharap Bantuan Pemerintah
News
korupsi
Kejari Pandeglang Naikkan Dugaan Korupsi Dana BOP PKBM Handayani ke Penyidikan
News
Pupuk Subsidi di Banten
Penyerapan Pupuk Subsidi di Banten Masih Rendah, Cuaca dan Data Petani Jadi Kendala
News
buaya betina
Warga Cigeulis Berhasil Tangkap Buaya Betina Berukuran 2,5 Meter
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan