linimassa.id – Pemerintah Kota Tangerang terus berupaya mengatasi masalah tawuran dan kenakalan remaja yang meresahkan masyarakat dengan meningkatkan program pendidikan berkualitas dan gratis.
Tawuran antar pelajar dan perilaku negatif remaja, seperti kenakalan, telah menjadi perhatian serius pemerintah dalam beberapa tahun terakhir karena berdampak pada keamanan dan kenyamanan masyarakat di Kota Tangerang.
Dalam upaya untuk mengatasi masalah ini, Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismanyah, menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan program pendidikan gratis. Tujuannya adalah menciptakan generasi masa depan yang terdidik dan berkualitas.
Program pendidikan gratis ini diharapkan dapat menghilangkan hambatan ekonomi yang mungkin menjadi salah satu pemicu tawuran, serta mendorong para pelajar untuk lebih fokus pada pendidikan.
Arief Wismanyah menyatakan bahwa akses pendidikan yang lebih mudah akan membantu remaja menghindari perilaku negatif seperti tawuran dan bullying. Dengan memberikan pendidikan berkualitas dan inklusif, program ini juga berperan dalam mendorong perkembangan ekonomi dan mengurangi dampak ekonomi buruk di Kota Tangerang.
Keluarga yang sebelumnya mungkin kesulitan membiayai pendidikan anak-anak mereka sekarang dapat menghemat dana yang dapat digunakan untuk keperluan lain.
Program pendidikan gratis di Kota Tangerang mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari usia dini hingga perguruan tinggi. Hingga tahun 2023, program ini mendukung lebih dari 1,4 juta peserta didik.
Sebanyak 1.882 sekolah dan perguruan tinggi termasuk dalam program ini, yang mencakup Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, dan Perguruan Tinggi.
Program ini memberikan bantuan bulanan bagi peserta didik, dengan peserta tingkat SD menerima Rp 80.000 per bulan dan tingkat SMP menerima Rp 100.000 per bulan.
Program ini juga mendukung sekolah swasta melalui Bantuan Biaya Operasional Reguler, dengan 73 sekolah dasar swasta dan 73 sekolah menengah pertama swasta yang mendapatkan bantuan.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap bahwa program pendidikan gratis ini akan membantu menciptakan generasi muda yang lebih terdidik, berfokus pada pendidikan, dan menghindari perilaku negatif, seperti tawuran dan kenakalan remaja, sehingga masyarakat dapat hidup dalam lingkungan yang lebih aman dan nyaman. (AR)



