linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Sapu Si Pembersih Rumah yang Punya Sejarah
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Sapu Si Pembersih Rumah yang Punya Sejarah
Gaya Hidup

Sapu Si Pembersih Rumah yang Punya Sejarah

Hilal Ahmad
21 Agustus 2023
Share
waktu baca 2 menit
Sapu menjadi alat yang penting untuk membersihkan rumah.
Sapu menjadi alat yang penting untuk membersihkan rumah.
SHARE

linimassa.id – Keberadaan sapu di rumah sangat membantu dalam membersihkan ruang dan membuat rumah enak dipandang.

Meski terkesan sederhana, fungsi sapu sangat luar biasa. Jika tidak ada benda ini di dalam rumah, kita akan kesulitan untuk membersihkan ruangan atau sekitar rumah.

Daun-daun yang berserakan, debu di lantai jadi sulit dibersihkan. Sayangnya, waktu penemuan sapu belum diketahui secara pasti.

Salah satu sumber menyebut, waktu penemuan sapu tidak pernah diketahui secara pasti. Asal mula bundel ranting yang diikat pada tongkat telah ada sejak zaman kuno dan tertulis pada Alkitab Perjanjian Baru.

Pada masa tersebut, sapu digunakan untuk menyapu abu dan bara api di sekitar perapian. Tak hanya itu, referensi pertama tentang penyihir yang menaiki sapu terbang juga telah ada sejak 1453.

Walau begitu, sapu modern sudah ada sejak 1797. Sapu jenis ini dibuat oleh Levi Dickinson dari rumput berumbai atau Sorghum Vulgare yang diikat pada tongkat.

Sapu ini sebagai hadiah untuk istrinya yang membantu membersihkan rumah mereka.

Melihat keefektifan alat buatannya, Dickinson kemudian menjual sapu tersebut pada khalayak luas. Dickinson dan putranya berhasil menjual ratusan sapu setiap tahun sejak 1800-an.

Melihat keberhasilan Dickinson menjual sapu, para petani mulai menanam rumput tersebut untuk dibuat sapu.

Menjelang beberapa dekade pertama, sejumlah mesin sapu dibuat demi produksi sapu yang lebih cepat. Salah satu mesin sapu yang terkenal dibuat oleh The Shaker, sebuah sekte keagamaan Kristen.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Mesin milik The Shaker ini membuat sapu dengan ujung datar. Sapu berujung datar tersebut menawarkan peningkatan kontrol atas gerakan sapu dan area cakupan yang lebih luas.

Popularitas sapu buatan the Shaker menyebar dengan cepat ke seluruh Amerika Serikat. Sapu buatan the Shaker ini masih digunakan hingga saat ini.

Sintetis

Mengikuti perubahan besar dunia, pada 1940-an, bahan sapu beralih pada serat sintetis. Bulu plastik yang lebih lembut membuat sapu sintetis ini lebih digandrungi. Apalagi, serat sintetis ini memungkinkan dibuatnya jenis sapu yang bermacam-macam tergantung kelembutan seratnya.

Itulah seputar sapu. Ada berapa sapu di rumahmu? (Hilal)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Pegadaian Pondok Aren
Eks Pengelola Pegadaian Pondok Aren Didakwa Korupsi, Kerugian Capai Rp1,66 Miliar
News
ledakan
Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Dipastikan Bukan Bom, Dua Orang Meninggal Dunia
News
Krakatau Steel
Krakatau Steel Resmi Merger KSI dan KIT, Infrastruktur Jadi Entitas Penerus
News
Narkotika
Narkotika dan Kekerasan Seksual Anak Jadi Perhatian Kejari Lebak, Puluhan Perkara Ditangani
News
KAI
KAI Daop 1 Jakarta Catat Ribuan Barang Tertinggal Senilai Rp4,46 Miliar, Lebih dari 2.000 Telah Dikembalikan
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan