CILEGON, LINIMASSA.ID – Dugaan pelayanan kurang baik yang dilakukan salah satu petugas di Puskesmas Jombang menjadi perhatian publik setelah keluhan seorang pasien viral di media sosial.
Menanggapi kejadian tersebut, Pemerintah Kota Cilegon langsung mengambil tindakan dengan memindahkan petugas terkait dari posisinya serta memberikan teguran resmi.
Dalam unggahan yang ramai diperbincangkan warganet, pasien mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat kembali berobat ke Puskesmas Jombang karena penyakit yang dideritanya belum sembuh.
Pasien tersebut mengaku sempat mendapat komentar bernada sindiran karena dianggap terlalu sering datang untuk berobat. Bahkan, ia merasa diledek saat menjelaskan kondisi sembelit yang dialaminya selama hampir dua bulan.
Curhatan soal pelayanan buruk di Puskesmas Jombang itu kemudian memicu perhatian masyarakat dan menuai beragam tanggapan di media sosial, terutama terkait pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah dan humanis.
Menanggapi hal tersebut, Robinsar memastikan Pemkot Cilegon telah mengambil langkah tegas terhadap petugas yang dilaporkan.
Puskesmas Jombang Viral
Menurutnya, petugas Puskesmas Jombang tersebut sudah dipindahkan dari posisi sebelumnya dan diberikan pembinaan berupa teguran.
Sementara itu, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putra, menegaskan bahwa seluruh aparatur pelayanan publik, termasuk tenaga kesehatan, wajib memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia mengatakan, jajaran puskesmas, kelurahan, hingga kecamatan telah diingatkan untuk mengedepankan sikap ramah, sopan, serta humanis dalam melayani warga.
Aziz juga meminta seluruh tenaga kesehatan tidak membedakan pasien dan selalu memberikan pelayanan dengan sikap yang baik.
Terkait mekanisme pemindahan pegawai Puskesmas Jombang, ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut dapat dilakukan oleh kepala dinas terkait sesuai ketentuan yang berlaku.



