SERANG, LINIMASSA.ID – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, harga hewan kurban di sejumlah lapak penjualan di Kota Serang mengalami kenaikan cukup tinggi dibandingkan tahun sebelumnya.
Kenaikan harga diperkirakan mencapai sekitar 30 persen akibat meningkatnya biaya pengiriman dan harga ternak dari daerah pemasok.
Salah seorang pedagang hewan kurban di Kota Serang, Riko dari lapak Masdar yang berada di Jalan KH Ayip Usman, Cilampang, mengatakan lonjakan harga mulai dirasakan sejak proses pembelian hewan dari peternak hingga biaya distribusi ke daerah penjualan.
Ia mengungkapkan, ongkos pengiriman sapi dari Wonogiri, Jawa Tengah, kini mencapai sekitar Rp1 juta per ekor. Kondisi tersebut membuat harga jual sapi maupun kambing tahun ini ikut mengalami kenaikan.
Menurut Riko, hewan kurban sapi yang dipasarkan berasal dari berbagai daerah dengan beberapa jenis, seperti sapi metal, ongol, sapi Jawa, hingga sapi Bali.
Namun, untuk jenis sapi Bali saat ini belum tersedia di lapaknya.
Harga Hewan Kurban Naik
Untuk harga, hewan kurban sapi dengan ukuran kecil dijual mulai Rp27 juta per ekor. Sementara sapi berukuran besar dibanderol antara Rp60 juta hingga Rp80 juta per ekor.
Kenaikan juga terjadi pada harga kambing dan domba. Domba Garut yang didatangkan dari wilayah Garut, Jawa Barat, saat ini dijual dengan kisaran harga Rp4,5 juta hingga Rp7,5 juta tergantung ukuran dan bobot hewan.
Meski harga hewan kurban mengalami kenaikan, Riko tetap optimistis penjualan tahun ini akan berjalan baik. Ia mengaku setiap menjelang Iduladha, seluruh hewan kurban di lapaknya selalu habis terjual.
Pada musim kurban tahun 2025, lapak tersebut berhasil menjual sekitar 50 ekor sapi dan 60 ekor kambing.
Sementara untuk tahun ini, meskipun Iduladha masih beberapa pekan lagi, penjualan sudah mulai berjalan dengan terjualnya dua ekor sapi dan empat ekor kambing. Selain pembeli, banyak warga juga mulai datang untuk melihat dan memilih hewan kurban.



