linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Perkuat Inovasi Healtchare & Wellness di Asia Tenggara, Sinar Mas Land Tanam Investasi ke Bumame & Two Inc
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Bisnis > Perkuat Inovasi Healtchare & Wellness di Asia Tenggara, Sinar Mas Land Tanam Investasi ke Bumame & Two Inc
Bisnis

Perkuat Inovasi Healtchare & Wellness di Asia Tenggara, Sinar Mas Land Tanam Investasi ke Bumame & Two Inc

LinimassaNews
27 Agustus 2026
Share
waktu baca 6 menit
Sinar Mas Land
James Andrew Wihardja, CEO Bumame. Untuk memperkuat Inovasi Healtchare & Wellness di Asia Tenggara, Sinar Mas Land Tanam Investasi ke Bumame & Two Inc.
SHARE

LINIMASSA.ID – Pergeseran demografi dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kesehatan, semakin mendorong perubahan layanan kesehatan dan wellness di Asia Tenggara. World Health Organization (WHO) memproyeksikan proporsi penduduk berusia 60 tahun ke atas di Asia Tenggara meningkat hampir dua kali lipat, dari 11,3% pada 2024 menjadi 20,9% pada 2050.

Hal itu, mendorong Sinar Mas Land untuk berkontribusi dengan berinovasi membangun layanan kesehatan internasional seiring dengan peningkatan kebutuhan sistem kesehatan yang terintegrasi.

Dengan layanan yang mampu mencakup berbagai tahap perjalanan kesehatan, mulai dari pencegahan dan deteksi dini hingga pengobatan, rehabilitasi, dan perawatan jangka panjang.

Living Lab Ventures (LLV) corporate venture capital dan fund management platform milik Sinar Mas Land, bersama Spiral Ventures sebagai co-general partners, melalui program Japan Thematic Fund (JTF) berinvestasi pada Bumame dan TWO Inc.

Investasi ini mencerminkan strategi JTF untuk mendorong inovasi lintas negara antara Jepang dan Indonesia melalui dukungan terhadap perusahaan-perusahaan yang memperkuat ekosistem healthcare dan wellness.

Tidak hanya menyediakan pendanaan, program inijuga membuka akses bagi perusahaan portofolio ke jaringan strategis, kemitraan korporasi, serta peluang ekspansi pasar di Indonesia dan Asia Tenggara.

Partner at Living Lab Ventures sekaligus Executive Manager Japan Thematic Fund Bayu Setomengatakan, JTF dibentuk untuk menjembatani kapabilitas dan inovasi Jepang dengan peluang pertumbuhan di Indonesia melalui kemitraan yang mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi kedua negara.

“Investasi pada Bumame dan TWO Inc. mencerminkan pendekatan tersebut, di mana kami tidak hanya mendukung pertumbuhan perusahaan, tetapi juga membuka ruang bagi pertukaran teknologi, keahlian, dan jaringan untuk memperkuat solusi kesehatan yang lebih preventif, personal, dan terintegrasi. Ke depan, kami ingin memperluas kolaborasi lintas negara yang dapat menghubungkan kekuatan bisnis Jepang dan Indonesia, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang relevan dan berdaya saing tinggi bagi pasar Asia Tenggara,” katanya.

Seiring berkembangnya sektor kesehatan yang semakin berorientasi pada pencegahan, personalisasi, dan layanan yang terintegrasi, JTF berinvestasi pada perusahaan-perusahaan yang dapat saling melengkapi dalam membangun ekosistem kesehatan yang lebih menyeluruh, mulai dari upaya pencegahan hingga layanan kesehatan berkelanjutan.

Dalam hal ini, Bumame telah berkembang sebagai penyedia layanan kesehatan terintegrasi terkemuka di Indonesia, dengan menghadirkan layanan diagnostik, laboratorium klinik, medical check-up, home healthcare, solusi kesehatan digital, serta berbagai program preventive healthcare.

- Advertisement -
Ad imageAd image

CEO Bumame James Andrew Wihardja menerangkan, investasi ini menjadi langkah penting bagi Bumame untuk memperluas layanan kesehatan yang kami bangun, tidak hanya melalui peningkatan kapasitas, tetapi juga melalui pengembangan solusi yang semakin terintegrasi dan mudah diakses.

“Kami melihat kemitraan dengan JTF sebagai kesempatan untuk menggabungkan kekuatan teknologi dan pemahaman kami terhadap kebutuhan pasar Indonesia dengan jaringan serta perspektif global yang dimiliki mitra kami, sehingga harapannya dapat mempercepat inovasi dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan berstandar internasional,” terangnya.

Pendekatan tersebut juga tercermin melalui pendanaan investasi pada TWO Inc., perusahaan asal Jepang di balik merek 2foods yang mengembangkan produk pangan fungsional berbasis ilmu nutrisi, riset konsumen, dan inovasi produk. Jika Bumame memperkuat akses terhadap layanan kesehatan, TWO Inc. melengkapinya melalui pendekatan preventif yang dimulai dari asupan dan pola hidup sehari-hari. Didukung pengalaman Jepang dalam inovasi pangan dan longevity, TWO Inc. memiliki peluang untuk menghadirkan solusi yang relevan bagi kebutuhan konsumen di Indonesia dan Asia Tenggara.

CEO of Tokyo’s 2foods Yoshikazu Azuma menambahkan, indonesia merupakan pasar yang sangat menarik bagi TWO karena perubahan gaya hidup dan meningkatnya kesadaran terhadap kesehatan menciptakan ruang bagi inovasi food and wellness.

“Kemitraan dengan JTF memberikan kami kesempatan untuk membawa pengalaman dan pendekatan yang telah kami kembangkan di Jepang ke pasar yang lebih luas, sekaligus belajar dari kebutuhan konsumen di Indonesia. Kami melihat kolaborasi ini sebagai langkah awal untuk membangun bisnis wellness yang dapat tumbuh dari Indonesia menuju pasar Asia Tenggara,” paparnya.

Sinar Mas Land

JTF merupakan bagian dari misi jangka panjang LLV untuk memperkuat BSD City sebagai ekosistem inovasi digital dan pengembangan kota pintar di Indonesia. Dengan jaringan bisnis Sinar Mas Land di sektor real estat, teknologi digital, dan pengembangan komunitas, LLV dapat membantu perusahaan portofolio menguji dan mengembangkan solusi, memperluas skala bisnis, serta membangun kemitraan dengan korporasi di Indonesia maupun Jepang.

Bersama Spiral Ventures, LLV terus mendorong kolaborasi lintas negara yang menghubungkan inovasi Jepang dengan peluang pertumbuhan di Asia Tenggara, sekaligus membuka ruang bagi lahirnya solusi baru dan peluang ekonomi yang memberikan dampak lebih luas.

Investasi ini juga sejalan dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) ETKI Banten atau dikenal sebagai D-HUB SEZ di BSD City, yang berfokus pada sektor pendidikan, kesehatan, teknologi digital, dan ekonomi kreatif.

Kehadiran kawasan ini memperkuat konektivitas antara penyedia layanan kesehatan, perusahaan teknologi, startup, institusi riset, investor, dan mitra industri dalam satu lingkungan kolaboratif.

Dalam konteks yang lebih luas, keterhubungan antara jaringan bisnis LLV, JTF, dan ekosistem D-HUB SEZ diharapkan dapat mempercepat pengembangan solusi kesehatan inovatif, sekaligus membuka peluang kolaborasi lintas negara yang membawa solusi teknologi dan keahlian dari Jepang serta jaringan global ke pasar Indonesia. (*)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

SPPG di Pandeglang
Korupsi MBG, 2 SPPG di Pandeglang Diperiksa Kejagung
News
Parkir
Diduga Ada Setoran Parkir Liar ke Oknum Dishub, Pemkot Cilegon Siap Beri Sanksi Tegas
News
SD Islam Pembangunan Pamulang
Orangtua Siswa TK & SD Islam Pembangunan Pamulang Ngadu Nasib ke DPRD Kota Tangsel
Pendidikan
Polres Tangsel
Jemaah Gagal Berangkat Umroh Laporkan Travel ke Polres Tangsel, Kerugian Diperkirakan Capai Rp512 Juta
News
Kekeringan di Tangsel
Kekeringan di Tangsel Meluas di 19 Titik, 2.042 Warga Setu Terdampak
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan