linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Pemkab Tangerang Terapkan Sekolah Hybrid, Mulai Berlaku Tahun Ajaran Baru
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pendidikan > Pemkab Tangerang Terapkan Sekolah Hybrid, Mulai Berlaku Tahun Ajaran Baru
Pendidikan

Pemkab Tangerang Terapkan Sekolah Hybrid, Mulai Berlaku Tahun Ajaran Baru

LinimassaNews
21 Juni 2023
Share
waktu baca 2 menit
sekolah hybrid
Ilustrasi sekolah hybrid. (Ist)
SHARE

linimassa.id – Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana menerapkan sekolah hybrid. Konsep belajar mengajar kekinian itu bakal diterapkan tahun ini.

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar menerangkan, sekolah hybrid itu bakal diterapkan di 10 SMP sebagai percobaan di sekolah-sekolah  yang kegiatan belajar mengajarnya masih double shift atau pagi sore.

“Sekolah hybrid ini bukan seperti zaman covid yang online full. Tetapi dalam satu minggu, tiga hari siswa masuk sekolah dan 3 hari siswa belajar di rumah dipandu dengan modul-modul pembelajaran yang telah disiapkan,” kata Zaki.

Zaki meminta Dinas Pendidikan dan seluruh stakeholder terkait benar-benar bisa memberikan pemahaman sejelas-jelasnya tentang sekolah hybrid kepada para siswa, orang tua dan masyarakat. 

Zaki berharap, sekolah hybrid tidak mengesampingkan pengembangan karakter-karakter dan pendidikan budi pekerti yang diajarkan secara langsung di sekolah.

“Karena anak-anak SMP pun mereka butuh adaptasi dengan lingkungan sekolah pengembangan karakter dan juga pendidikan budi pekerti yang diajarkan secara langsung di kelas,” tuturnya.

Zaki menyebut, tantangan pelaksanaan sekolah hybrid adalah sarana gadgetnya. Untuk itu, nantinya Pemerintah Kabupaten Tangerang akan memberikan bantuan gadget dari APBD ataupun dengan kolaborasi dengan swasta melalui CSR perusahaan untuk sekolah-sekolah sehingga anak-anak yang belum memiliki gadget bisa meminjam ke sekolah.

“Urgensi sekolah hybrid di Kabupaten Tangerang ini karena didasari pada jumlah lulusan sekolah dasar di Kabupaten Tangerang yang terserap di SMP Negeri hanya sekitar 45% lebih,” ungkapnya.

Zaki menuturkan, salah satu peran dari pemerintah daerah dalam rangka memaksimalkan penyerapan siswa sekolah dasar yang masuk ke SMP salah satunya dengan cara sekolah hybrid  yang sudah dilakukan kajian yang cukup lama dan sudah mendapatkan persetujuan dari Menteri Pendidikan Indonesia.

“Sekali lagi saya berharap sekolah hybrid ini dapat berjalan lancar. Segala kekurangan yang terjadi di lapangan, langsung segera dibenahi dan disempurnakan,” tekannya. 

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Loker SPPG Palsu
Warga Kota Serang Diimbau Waspadai Loker SPPG Palsu, Jangan Mau Bayar Biaya Perekrutan
News
Kota Serang
Revisi Perda PUK, Walikota Serang Tegaskan Tak Ada Upaya Legalkan Miras
News
Desa Wisata Lebak
15 Desa Wisata Lebak Masuk Daftar Terbaik, Siap Ikuti Pembinaan 2026
News
ISPA di Tangsel
Kasus ISPA di Tangsel Capai 124 Ribu Kasus
News
Pengangguran di Banten
Pengangguran di Banten Meningkat, Pekerja Informal Capai 3 Juta Orang
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan