linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Presiden Joko Widodo Inspeksi Posyandu di Bogor untuk Cegah Stunting
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pemerintahan > Presiden Joko Widodo Inspeksi Posyandu di Bogor untuk Cegah Stunting
Pemerintahan

Presiden Joko Widodo Inspeksi Posyandu di Bogor untuk Cegah Stunting

Arief
14 Juni 2024
Share
waktu baca 3 menit
Kunjungan Presiden RI ke Kota Bogor Apresiasi Kasus Stunting
Kunjungan Presiden RI ke Kota Bogor Apresiasi Kasus Stunting
SHARE

linimassa.id – Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, melakukan inspeksi dalam kegiatan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting di Posyandu Kusuma Wijaya, Kelurahan Kebon Pedes, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (11/06/2024).

Kota Bogor menjadi daerah pertama yang dikunjungi oleh kepala negara dalam kegiatan pencegahan stunting ini.

Kota Bogor berhasil masuk ke dalam 10 besar daerah dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat yang mengalami penurunan persentase stunting.

Berdasarkan hasil survei kesehatan Indonesia tahun 2023, angka stunting di Kota Bogor turun menjadi 18,2 persen dari sebelumnya 18,8 persen.

Meski begitu, data pada bulan penimbangan bayi di tahun 2023 menunjukkan angka stunting Kota Bogor hanya 2,59 persen dari jumlah seluruh anak yang ditimbang.

Penjabat (Pj) Wali Kota Bogor, Hery Antasari, yang mendampingi Presiden Jokowi, menyatakan bahwa ada dua standar pengukuran yang terus dipantau.

“Artinya memang ada standar dua pengukuran yang terus kita kawal sama-sama. Ya ini sudah disensus, kemudian ini survei,” ujar Hery.

Inovasi Kota Bogor dalam Pencegahan Stunting

Kota Bogor tidak hanya mengikuti lima langkah pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting, tetapi juga menambahkan dua langkah inovatif.

Inovasi ini termasuk intervensi yang dilakukan oleh perangkat daerah dengan pencegahan sensitif secara bergantian.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dinas Sosial misalnya, melakukan intervensi melalui kepesertaan BPJS, sementara PUPR melalui program sanitasi dan permukiman lingkungan. Selain itu, DP3A dan Disdukcapil melakukan pemenuhan administrasi kependudukan guna pendataan.

“Kita punya program inovasi yang sudah berjalan untuk pengentasan dan pencegahan, seperti intervensi melalui pendekatan continuum of care bertajuk Taleus Bogor, program penyuluhan Ibu Anak Tangguh Kota Bogor (Batagor), dan Pemberian Bantuan Telur dari ASN (Pemkot Penting-Lur),” ungkap Hery.

Program-program ini merupakan inovasi Kota Bogor dalam upaya mencegah dan menurunkan angka stunting.

Selain itu, ada juga mini lokakarya, audit kasus stunting, konvergensi stunting, dan pemberian makanan tambahan.

Program Bapak Asuh Atasi Stunting (Basuh Anting) melibatkan masyarakat, pihak swasta, dan warga.

Dalam kunjungannya, Presiden Jokowi didampingi oleh Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Pj Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, dan Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari.

Hery melaporkan berbagai inovasi yang dilakukan Kota Bogor sehingga angka stunting menurun. Jokowi memberikan tiga pesan singkat, “bagus pak, bagus, bagus.”

Kunjungan Presiden Jokowi ini menunjukkan apresiasi terhadap upaya dan inovasi yang dilakukan Kota Bogor dalam mengatasi masalah stunting.

Dengan inovasi dan program yang berkelanjutan, Kota Bogor berharap dapat terus menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak di wilayahnya. (AR)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

HIV
Temuan HIV di Kota Serang Capai 81 Kasus, Kelompok LSL Terbanyak
News
Gubernur Banten
Cuma Digaji Rp1,7 Juta, Pesapon Meringis Tahu Anggaran Tenaga Ahli Gubernur Banten Rp55,47 miliar
Pemerintahan
Motor
Pinjam Motor untuk Beli Rokok, Pria di Cipocok Jaya Kota Serang Duplikat Kunci lalu Curi Motor Tetangga
News
Ketua DPRD Lebak
Polda Banten Ajukan Penyitaan HP Ketua DPRD Lebak, Buntut Dugaan Penculikan Aktivis
News
truk tambang
Banyak Truk Tambang Masih Abaikan Ketentuan Jam Operasional
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan