SERANG, LINIMASSA.ID – Seorang pelajar di Anyer, Kabupaten Serang, meninggal dunia setelah menjadi korban penusukan menggunakan senjata tajam pada Selasa malam, 27 Januari 2025.
Korban sempat mendapatkan penanganan medis di Puskesmas Anyer, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Informasi yang diperoleh menyebutkan, peristiwa yang menimpa pelajar di Anyer tersebut terjadi di Jalan Baru Anyer, tepatnya di Kampung Pasir Sirih, Desa Bunihara, Kecamatan Anyer. Insiden yang terjadi pada malam hari itu sempat membuat warga sekitar panik.
Korban diketahui masih berstatus sebagai pelajar dan merupakan siswa salah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Anyer.
Setelah mengalami luka akibat senjata tajam, korban yang merupakan pelajar di Anyer segera dibawa ke Puskesmas Anyer untuk mendapatkan pertolongan.
Namun, karena luka yang diderita cukup serius, korban dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan medis.
Nasib Nahas Pelajar di Anyer
Salah seorang warga setempat, Resha, yang tinggal tidak jauh dari sekolah korban, menyampaikan bahwa pelajar di Anyer merupakan pelajar SMK yang bersekolah di kawasan Tambang Ayam Anyer. Ia juga menyebutkan bahwa korban berasal dari wilayah Ciwandan.
“Informasi yang saya terima, korban itu siswa SMK di daerah sini. Kejadiannya sekitar jam delapan malam di Jalan Baru Anyer,” ujar Resha.
Ia menambahkan, berdasarkan kabar yang beredar di lingkungan warga, pelaku penusukan diduga berasal dari wilayah Cinangka. Setelah kejadian, korban langsung dibawa ke Puskesmas Anyer sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Kapolsek Anyer, IPTU Iwan Sofiyan, membenarkan adanya peristiwa penusukan tersebut. Ia mengatakan korban meninggal dunia dan masih berusia di bawah umur.
“Benar, semalam terjadi penusukan. Korban meninggal dunia, masih anak di bawah umur, dan ada satu korban lain yang mengalami luka senjata tajam di bagian tangan,” jelas Iwan.
Menurutnya, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB di Desa Bunihara, Kecamatan Anyer. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Anyer, namun tidak dapat diselamatkan.
“Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku. Identitasnya sudah kami kantongi berdasarkan keterangan para saksi,” tutupnya.



