linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Korban Indra Kenz Gigit Jari, Harta Kekayaan Barang Bukti Jadi Rampasan Negara
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Korban Indra Kenz Gigit Jari, Harta Kekayaan Barang Bukti Jadi Rampasan Negara
News

Korban Indra Kenz Gigit Jari, Harta Kekayaan Barang Bukti Jadi Rampasan Negara

LinimassaNews
14 November 2022
Share
waktu baca 2 menit
1A2279DD 5B9B 406F AFA3 38340E76EB3C
Korban trading bodong Binomo Indra Kenz kecewa dengan putusan hakim di Pengadilan Negeri Tangerang, Senin (14/11/2022).
SHARE

linimassa.id – Terdakwa trading bodong Binomo Indra Kesuam alias Indra Kenz divonis hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp5 miliar, Senin (14/11/2022).

Vonis dari majelis hakim di Pengadilan Negeri Tangerang itu dianggap membuat kecewa para korbannya. Kini para korban hanya bisa gigit jari.

Sejumlah korban yang menyaksikan persidangan vonis itu pun meluapkan kekecewaannya terhadap majelis hakim.

Mereka kecewa lantaran dalam vonis tidak disebutkan soal harta sitaan dikembalikan ke korban alias disita oleh negara.

Salah satunya Rizki Rusli. Dia mengaku kecewa dengan putusan vonis hakim tersebut.

“Sekarang apa? Ini hasil penipuan jelas, dihukum tapi apa? harta sitaan dikembalikan negara. Apa ini Hasil korupsi negara? Tidak ini uang kami, korban,” kata Rizki meluapkan kekecewaanya, Senin (14/11/2022).

“Keadilan mana keadilan? Negara tidak berhak menyita uang kami,” ungkap Rizki.

Hal yang semakin membuat Rizki cs kecewa lantaran harta sitaan itu tak dikembalikan kepada korban karena dianggap aktivitas trading Indra Kenz itu dianggap sebagai aktivitas perjudian.

“Salah satu pertimbangan majelis hakim bahwa korban dianggap bermain judi. Kami trading, Indra kesuma memperkenalkan ke korban investasi bukan judi. Kami menganggap hakim salah alamat,” papar Rizky.

“Kami ini antara hidup dan mati. Kami semua ini banyak sangkutan hutang. Aku tidak pulang karena ditagih sama orang,” keluhnya. (red)

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

HMI Komipam
Djuhardi Hakim Siap Perkuat Kaderisasi dan Soliditas HMI Komipam
Pendidikan
Bus Sekolah gratis di Tangsel
Apresiasi Bus Sekolah Gratis di Tangsel, Orangtua Anak Disabilitas Bisa Hemat Rp150 Ribu Perhari
Pemerintahan
SMP Negeri Kota Serang
Pemkot Serang Bangun 4 SMP Negeri Baru untuk Perluas Akses Pendidikan
News
Kekeringan di Setu Tangsel
Kekeringan di Tangsel, 2 RW di Keranggan Setu Andalkan Bantuan Air Bersih
News
Kekeringan di Banten
415 Titik Rawan Kekeringan di Banten, El Nino Diperkirakan Memuncak
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan