linimassa.id – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Tangerang Selatan sepanjang 2022 tercatat ada 756 kasus. Jumlah itu meningkat hampir dua kali lipat dari 2021.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, daerah terbanyak ditemukannya kasus DBD di Tangsel yaitu di Kecamatan Pamulang.
“Kasus terbanyak pada 2022 paling banyak ditemukan di Pamulang mencapai 155 kasus,” kata Allin, Senin (9/1/2023).
Wilayah kasus DBD terbanyak berikutnya yakni Kecamatan Serpong sebanyak 128 kasus, Pondok Aren 117 kasus, Ciputat Timur 113 kasus, Ciputat 105 kasus, Serpong Utara 99 kasus, dan Setu sejumlah 38 kasus DBD.
Berdasarkan data dan analisa selama lima tahun terakhir, tren kasus DBD di Tangsel meningkat pada Desember hingga April seiring dengan terjadinya musim hujan.
Dengan peningkatan itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk mencegah DBD dengan melakukan upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
Salah satunya dengan melakukan 3M plus, yaitu menguras, menutup, mendaur ulang, serta menghindari gigitan nyamuk.
Selain itu, masyarakat juga diharapkan turut berpartisipasi dalam gerakan satu rumah satu jumantik minimal seminggu sekali.
“Dan untuk pemutusan mata rantai penularan dengan cara melakukan penyemprotan fogging untuk wilayah yang terjadi penularan kasus DBD berdasarkan penyelidikan epidemiologi (PE) yang dilakukan oleh petugas puskesmas, dibantu dengan koordinator jumantik di tiap-tiap wilayah,” pungkas Allin. (mat)


