linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: IMC Kritik Penanganan Banjir di Cilegon, Masterplan Drainase Rp997 Juta Jadi Sorotan
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > IMC Kritik Penanganan Banjir di Cilegon, Masterplan Drainase Rp997 Juta Jadi Sorotan
News

IMC Kritik Penanganan Banjir di Cilegon, Masterplan Drainase Rp997 Juta Jadi Sorotan

Andra
9 Maret 2026
Share
waktu baca 3 menit
Banjir
Banjir di Cilegon tuai kritikan mahasiswa
SHARE

CILEGON, LINIMASSA.ID – Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Kota Cilegon pada 7–8 Maret 2026 menuai kritik dari Ikatan Mahasiswa Cilegon (IMC).

Organisasi mahasiswa tersebut menilai kejadian yang kembali berulang itu menunjukkan lemahnya upaya mitigasi banjir yang dilakukan pemerintah daerah.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, banjir merendam sedikitnya empat kecamatan dengan ketinggian air berkisar antara 50 sentimeter hingga 1,2 meter.

Dampaknya dirasakan cukup luas, tidak hanya pada kawasan permukiman warga tetapi juga sejumlah fasilitas umum.

Sekretaris Jenderal IMC, M Bagus Adnan, menilai banjir yang terus terjadi hampir setiap tahun mencerminkan adanya ketidakseimbangan dalam penentuan prioritas pembangunan daerah.

Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Cilegon sebenarnya telah memiliki dokumen perencanaan terkait pengelolaan sistem drainase.

Hal ini tercantum dalam data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Kota Cilegon yang memuat proyek Perencanaan Masterplan Jaringan Sungai dan Drainase dengan anggaran sebesar Rp997.113.000 dari APBD 2024.

Namun menurut Bagus, hingga kini implementasi dari dokumen tersebut belum terlihat nyata di lapangan. Akibatnya, banjir masih terus terjadi di lokasi yang sama setiap tahun.

“Kami melihat ada ketimpangan prioritas yang cukup serius. Pemerintah tampak lebih menekankan pembangunan yang bersifat estetika seperti taman kota, sementara kebutuhan dasar masyarakat terkait sistem drainase yang baik belum terealisasi,” ujarnya.

Banjir di Cilegon

Sebagai bentuk kritik, IMC juga memasang sejumlah spanduk di beberapa titik strategis di Kota Cilegon. Spanduk tersebut memuat pesan bertuliskan “Investasi Cair, Cilegon Banjir”.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Bagus menjelaskan, pesan tersebut dimaksudkan sebagai pengingat bahwa besarnya investasi yang masuk ke Kota Cilegon tidak akan memberikan manfaat maksimal jika pemerintah belum mampu menjamin perlindungan warga dari ancaman banjir.

Menurutnya, dokumen blueprint drainase yang menelan anggaran hampir satu miliar rupiah dari APBD seharusnya mampu menjadi solusi nyata bagi persoalan banjir, bukan sekadar dokumen perencanaan.

“Kami meminta agar rencana tersebut benar-benar direalisasikan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik,” katanya.

IMC juga mendesak Pemerintah Kota Cilegon, khususnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), untuk segera melaksanakan pembangunan sistem drainase secara menyeluruh.

Selain itu, pemerintah diminta menghentikan pola penanganan yang hanya bersifat reaktif, yaitu baru bertindak setelah banjir terjadi.

“Upaya pencegahan seharusnya dilakukan sejak awal sebelum hujan turun, bukan sekadar menangani dampak setelah masyarakat terdampak banjir,” tegasnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Hotel
Erupsi Gunung Anak Krakatau Berdampak ke Pariwisata Banten, 70 Persen Booking Hotel Batal
News
Ponpes
Oknum Pimpinan Ponpes di Kramatwatu Dilaporkan ke Polda Banten, Diduga Cabuli Santriwati 14 Tahun
News
ISPA
Kasus ISPA di Banten Tembus 4.498 Saat Gunung Anak Krakatau Erupsi
News
Sawah di Kota Serang
17 Hektare Sawah di Kota Serang Gagal Panen
News
arisan fiktif
Puluhan Warga Lebak-Pandeglang Diduga Jadi Korban Arisan Fiktif, Kerugian Rp2,8 Miliar
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan