linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Budiman Sujatmiko: Presiden Jokowi Setujui Jabatan Kepala Desa Jadi 9 Tahun
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pemerintahan > Budiman Sujatmiko: Presiden Jokowi Setujui Jabatan Kepala Desa Jadi 9 Tahun
Pemerintahan

Budiman Sujatmiko: Presiden Jokowi Setujui Jabatan Kepala Desa Jadi 9 Tahun

LinimassaNews 18 Januari 2023
Share
waktu baca 2 menit
kepala desa demo
Para kepala desa saat unjuk rasa menuntut perpanjangan masa jabatan dari 6 tahun menjadi 9 tahun di depan gedung DPR RI Jakarta, Selasa (17/1/2023). Dok. tvonenews.com
SHARE

linimassa.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) disebut-sebut setuju soal tututan masa perpanjangan jabatan kepala desa menjadi 9 tahun.

Tuntutan itu disampaikan ratusan kepala desa se-Indonesia di DPR, Selasa (17/1/2023). Mereka meminta DPR RI merevisi pasal 39 ayat (1) Undang-undang nomor 6 tahun 2014 yang mengatur masa jabatan kepala desa enam tahun.

Setelah adanya unjuk rasa ratusan kepala desa itu, Politisi PDIP Budiman Sujatmiko lalu dipanggil untuk menghadap Presiden Jokowi.

“Saya dipanggil terkait demonstrasi Kades. Setelah saya sampaikan aspirasi mereka, Pak Presiden setuju soal perpanjangan mas jabatan kades jadi 9 tahu,” kata Budiman dikutip dari detik.com, Rabu (18/1/2023).

Sebelumnya, usai menyampaikan aspirasi soal perpanjangan Kepala desa jadi 9 tahun, para perwakilan kepala desa diajak duduk bersama Wakil Ketua MPR sekaligus anggota DPR RI dapil Malang Raya Ahmad Basarah.

Basarah pun berharap pemerintah mengakomodir tubtutas para kepala desa perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia itu. Dia menyebut ada dua alasan mengapa pemerintah mesti mengakomodir perpanjangan jabatan kades jadi 9 tahun itu.

“Pertama, enam tahun memang tak cukup buat kepala desa. membangun daerah sebab dua-tiga tahun pada masa jabatannya habis untuk konsolidasi. Kedua, pasca Covid-19 anggaran negara untuk pemilihan kepala desa sebaiknya dihemat buat pembangunan, bukan untuk pemilihan kades,” ungkapnya.

Meski Presiden Jokowi disebut setuju dengan usulan perpanjangan jabatan kepala desa dari enam menjadi sembilan tahun itu, sampai saat ini belum ada keterangan resmi dari Istana soal respon Jokowi terhadap tuntutan para kepala desa.  (mat)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

Ansor Kota Tangsel
Ansor Kota Tangsel Sukses Gelar Semarak Ramadhan 1447 H
Khazanah
Polda Banten
Jelang Idul Fitri 1447 H, Polda Banten Gelar Latihan Pra Operasi Ketupat Maung 2026
News
Banjir
IMC Kritik Penanganan Banjir di Cilegon, Masterplan Drainase Rp997 Juta Jadi Sorotan
News
Interpol Tangkap Jimmy Lie
Akhir Pelarian Jimmy Lie: Buron PTSL Sejak 2022, Diringkus Interpol di Malaysia
News
Banjir
Hujan Lebat Sebabkan 52 Titik Banjir di Banten, Tangerang Raya Terdampak Terbanyak
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?