CILEGON, LINIMASSA.ID – Beberapa alat kesehatan (alkes) di RSUD Kota Cilegon dilaporkan mengalami kerusakan setelah banjir yang sempat melanda wilayah tersebut.
Meski demikian, sebagian dari peralatan medis yang terdampak telah memiliki perlindungan asuransi sehingga diharapkan dapat segera diperbaiki atau diganti guna menjaga kelancaran layanan kesehatan bagi masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Kota Cilegon, Ratu Robiatul Alawiyah, menyampaikan bahwa kejadian banjir tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen rumah sakit dalam memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan.
Ia mengungkapkan hal tersebut saat mendampingi kunjungan Asisten I Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan ke RSUD Cilegon pada Rabu, 11 Maret 2026.
Ratu menjelaskan, beberapa peralatan medis yang terdampak banjir sebelumnya telah didaftarkan dalam program asuransi. Karena itu, pihak rumah sakit berharap perusahaan asuransi dapat membantu proses pemulihan alat kesehatan yang rusak.
Menurutnya, dukungan tersebut diharapkan dapat mempercepat perbaikan ataupun penggantian alat sehingga pelayanan kepada pasien tidak terganggu.
RSUD Cilegon Harap Tambahan Fasilitas
Selain mengandalkan asuransi, pihak RSUD Cilegon juga berharap adanya dukungan tambahan dari pemerintah untuk melengkapi fasilitas kesehatan di rumah sakit tersebut.
Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan pelayanan medis di RSUD Cilegon dapat terus ditingkatkan dan memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Asisten I Penasihat Khusus Presiden Bidang Kesehatan, Farhat, mengungkapkan bahwa kerusakan alat kesehatan akibat banjir menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian dalam kunjungannya.
Ia menyebutkan bahwa kondisi tersebut telah disampaikan langsung oleh pihak manajemen rumah sakit.
Menurut Farhat, upaya pemulihan alat kesehatan yang rusak perlu segera dilakukan agar fasilitas tersebut dapat kembali digunakan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan secara optimal.



