linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Revitalisasi Pasar Kronjo Tak Kunjung Rampung, Ratusan Pedagang Tangerang Kehilangan Mata Pencaharian
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Revitalisasi Pasar Kronjo Tak Kunjung Rampung, Ratusan Pedagang Tangerang Kehilangan Mata Pencaharian
News

Revitalisasi Pasar Kronjo Tak Kunjung Rampung, Ratusan Pedagang Tangerang Kehilangan Mata Pencaharian

Andra
3 November 2026
Share
waktu baca 5 menit
revitalisasi pasar Kronjo
Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi 2 DPRD Kabupaten Tangerang dengan sejumlah pihak terkait pembangunan atau revitalisasi pasar Kronjo di ruang rapat gabungan DPRD setempat, Senin (2/11/2026).
SHARE

KABUPATEN TANGERANG, LINIMASSA.ID – Mangkraknya proyek revitalisasi Pasar Kronjo di Kabupaten Tangerang berdampak serius terhadap aktivitas ekonomi para pedagang. Sedikitnya 200 pedagang dilaporkan mengalami kebangkrutan hingga terpaksa menghentikan usaha mereka.

Persoalan tersebut mencuat dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi 2 DPRD Kabupaten Tangerang bersama sejumlah pihak terkait di ruang rapat gabungan DPRD, Senin, 2 November 2026.

Pertemuan terkait revitalisasi Pasar Kronjo itu melibatkan perwakilan Komunitas Pedagang Pasar Kronjo (KPPK), Direktur Utama Perumda Pasar Niaga Kerta Raharja (NKR) Finny Widiyanti, Camat Kronjo M. Mumu Mukhlis, serta Direktur Utama PT Trivalenia Citra Utama (TCU) Rahmat.

Sejumlah anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Tangerang, di antaranya Yakub, Iyan Mulyana, dan Deden Umardani, juga hadir dalam pembahasan tersebut.

Dalam forum itu, perwakilan pedagang KPPK, H. Aspuri dan Ade, mengungkapkan bahwa terhentinya proyek revitalisasi Pasar Kronjo telah membuat aktivitas perdagangan di Pasar Kronjo mengalami kemunduran.

Kondisi tersebut bahkan membuat banyak pedagang kehilangan sumber penghasilan selama beberapa tahun terakhir.

Menurut mereka, situasi ekonomi pedagang semakin sulit setelah pandemi Covid-19 melanda sejak 2019. Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai kapan aktivitas perdagangan dapat kembali berjalan normal.

Aspuri menyebut banyak pedagang akhirnya memilih menutup usaha karena tidak mampu bertahan menghadapi kondisi pasar yang tak kunjung mendapatkan penyelesaian.

“Mereka gulung tikar dan kini menganggur, entah sampai kapan ini akan berlangsung,” ungkapnya.

Ade menambahkan, para pedagang sebelumnya sempat menaruh harapan besar terhadap rencana pembenahan Pasar Kronjo melalui kerja sama Perumda Pasar NKR dengan PT TCU.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Namun, rencana tersebut justru menghadapi sejumlah persoalan. Salah satunya menyangkut harga kios yang ditawarkan pengembang, yang dianggap terlalu mahal dan tidak sebanding dengan kemampuan ekonomi sebagian besar pedagang.

Persoalan lainnya muncul pada penyediaan tempat penampungan sementara (TPS). Lokasi yang disiapkan pengembang dinilai tidak layak karena berada di bawah elevasi rawan banjir. Akibatnya, tempat tersebut kerap tergenang air hingga berpotensi merusak barang dagangan.

Menghadapi kondisi itu, para pedagang akhirnya berinisiatif menyediakan tempat penampungan alternatif melalui pembangunan TPS Gotong Royong yang dinilai lebih layak digunakan.

Di sisi lain, Camat Kronjo M. Mumu Mukhlis mengaku prihatin melihat kondisi para pedagang yang belum mendapatkan kepastian sejak 2019. Ia berharap persoalan revitalisasi tersebut segera menemukan penyelesaian sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan kegiatan ekonomi.

“Kasihan juga mereka, semoga segera ada jalan keluar,” ujarnya.

Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak

Sementara itu, pihak pelaksana proyek dari PT TCU, Jecky, menyampaikan bahwa terhambatnya revitalisasi Pasar Kronjo atau pembangunan tidak terlepas dari persoalan komitmen para pedagang.

Ia menjelaskan, proyek revitalisasi Pasar Kronjo yang mencakup area hampir 9.000 meter persegi dengan perkiraan nilai investasi mencapai Rp18 miliar tersebut awalnya melibatkan sekitar 500 pedagang.

Namun, berdasarkan data terbaru, hanya tersisa 105 pedagang yang masih melakukan pembayaran secara mencicil untuk mendapatkan tempat usaha.

Jecky juga menyebut sejumlah warga yang mengikuti RDP bukan merupakan pihak yang terlibat langsung dalam kesepakatan awal proyek revitalisasi Pasar Kronjo.

Meski demikian, ia mengakui pekerjaan konstruksi di lokasi saat ini belum berjalan. Selain dihentikan sementara, masa pelaksanaan proyek juga telah berakhir sehingga diperlukan adendum atau perubahan kesepakatan untuk menentukan kelanjutan pengerjaan.

Menanggapi berbagai persoalan tersebut, anggota Komisi 2 DPRD Kabupaten Tangerang, Yakub, meminta seluruh pihak segera mencari titik temu. DPRD memberikan waktu 15 hari agar pedagang, pengembang, dan Perumda Pasar NKR dapat membahas penyelesaian secara bersama-sama.

“Kami memberikan tenggat waktu 15 hari kepada para pihak, baik pedagang Pasar Kronjo, developer PT TCU, maupun Perumda Pasar NKR agar duduk bersama mencari penyelesaian terbaik,” tegas Yakub.

DPRD juga meminta adanya kepastian mengenai nasib proyek revitalisasi tersebut. Salah satu hal yang harus diputuskan adalah kemungkinan pengembang mengajukan adendum untuk memperpanjang masa pengerjaan.

Namun, apabila kesepakatan tidak berhasil dicapai, opsi pengunduran diri pengembang juga menjadi salah satu kemungkinan yang perlu dipertimbangkan agar persoalan revitalisasi Pasar Kronjo tidak terus berlarut-larut.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- 27 OKTOBER 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Karung bekas
Lokasi Pengolahan Karung Bekas Ilegal di Anyer Ditutup Permanen
News
Kekeringan di Banten
Kekeringan di Banten Meluas, Sebanyak 46 Ribu Warga Terdampak Krisis Air Bersih
News
Uji KIR Dishub Kota Tangsel
Mudahkan Masyarakat, Uji KIR Dishub Kota Tangsel Bisa Booking Online
Pemerintahan
Larangan vape
Kapolda Banten Tegaskan Larangan Vape bagi Personel, Berlaku di Dalam dan Luar Kedinasan
News
Rahayu Saraswati
Rahayu Saraswati Resmikan Wira’s Playroom Kemang, Hadirkan Pendidikan Inklusif untuk Anak Berkebutuhan Khusus
Pendidikan
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan