SERANG, LINIMASSA.ID – Kapolda Banten Irjen Pol Hendra Kurniawan membuka ruang bagi wartawan untuk menyampaikan kritik, saran, maupun masukan terhadap kinerja kepolisian.
Menurutnya, berbagai masukan dari insan pers diperlukan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Selain itu, ia mendorong penguatan hubungan antara kepolisian dan media agar komunikasi serta kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) semakin optimal.
Pernyataan tersebut disampaikan Hendra saat menerima kunjungan audiensi Persatuan Wartawan Kota Serang (PWKS) di Aula Gawe Kuta Baluwarti, Polda Banten, Selasa, 13 Oktober 2026.
Dalam kesempatan itu, Hendra menyambut baik kehadiran para wartawan dan berharap pertemuan tersebut menjadi langkah untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan insan pers.
Ia menilai, komunikasi yang terjalin dengan baik penting untuk mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat terkait berbagai peristiwa di Banten.
“Saya bangga dan senang bisa bertemu dengan rekan-rekan PWI dan PWKS. Kehadiran bapak dan ibu sekalian menjadi kebanggaan bagi saya. Saya titip diri, mari kita jalin komunikasi yang baik,” ujarnya.
Hendra juga mengharapkan wartawan dapat berperan dalam menyampaikan informasi mengenai kejadian maupun persoalan yang berkembang di tengah masyarakat. Informasi tersebut dinilai dapat menjadi masukan bagi kepolisian dalam menentukan langkah penanganan yang diperlukan.
Pada pertemuan itu, Kapolda turut memperkenalkan Commander Wish Kapolri yang mengusung tagline “Polisi Bersama Masyarakat”. Ia menjelaskan bahwa semangat tersebut menekankan pentingnya kehadiran Polri di tengah masyarakat serta membangun hubungan yang terbuka dengan berbagai elemen, termasuk kalangan jurnalistik.
Bangun Sinergi dengan Wartawan
Menurut Hendra, pemeliharaan kamtibmas tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada kepolisian. Dukungan dan keterlibatan masyarakat, termasuk media atau wartawan, diperlukan untuk menciptakan situasi yang aman dan tertib.
“Kita sama-sama mengetahui bahwa menjaga kamtibmas bukan hanya tugas Kapolda atau Polri, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” katanya.
Lebih lanjut, Hendra menyebut kritik dari wartawan sebagai salah satu sarana untuk mengetahui kekurangan dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Ia mengakui bahwa masih terdapat sejumlah aspek yang perlu diperbaiki sehingga pandangan dari pihak eksternal dibutuhkan untuk membantu proses evaluasi.
“Kami menyadari masih banyak hal yang perlu dibenahi. Karena itu, kami membutuhkan pandangan dari rekan-rekan pers agar bisa melihat hal-hal yang mungkin belum kami sadari,” tegasnya.
Menutup audiensi, Hendra mengajak kepolisian dan insan pers membangun kemitraan yang dilandasi keterbukaan, komunikasi, serta sikap saling menghormati. Ia menegaskan bahwa kritik yang disampaikan secara konstruktif merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kinerja institusi.
“Sesuai dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, mari kita duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi. Kalau ada kesalahan, silakan tegur. Saya tidak alergi terhadap kritik dan selalu terbuka menerima saran maupun masukan,” tuturnya.
Melalui komunikasi dan kemitraan yang semakin kuat, diharapkan hubungan antara Polda Banten dan insan pers dapat terus terjaga serta mendukung penyampaian informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

