LINIMASSA.ID, TANGSEL – Harga daging sapi di Pasar Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tembus Rp170 per kilogram untuk jenis daging tertentu.
Kenaikan harga itu justru berdampak pada omzet para pedagang. Pasalnya, lonjakan harga yang terjadi sejak empat bulan terkahir membuat pembeli mencari alternatif lain untuk memenuhi kebutuhan protein hewani.
Herman, pedagang daging sapi di Pasar Ciputat mengakui bahwa kondisi ini dipengaruhi oleh berkurangnya pasokan serta tingginya harga daging yang ditawarkan oleh para jagal.
Bahkan, untuk bagian daging sapi bagian khas dalam, Herman kini menjualnya dengan harga mencapai Rp180 ribu per kilogram.
“Itu sudah terjadi beberapa waktu terkahir, biasanya harga naik dihari-hari besar saja,” ujarnya, Selasa (29/9/2026).
Pedagang lainnya, Didi, juga mengeluhkan kondisi serupa. Menurutnya, tingginya harga daging di tingkat jagal dan berkurangnya pasokan menjadi faktor yang membuat harga daging sapi terus meningkat.
Para pedagang berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk menstabilkan harga daging sapi maupun kebutuhan pokok lainnya, sehingga daya beli masyarakat dapat kembali meningkat.
Sementara, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel Mochamad Hardi membenarkan, adanya kenaikan sejumlah komoditas berdasarkan hasil pemantauan harga.
Dari hasil survei terbaru, harga daging sapi tercatat naik dari Rp148 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram. Selain daging sapi, harga cabai rawit merah juga naik dari Rp70 ribu menjadi Rp80 ribu per kilogram, sedangkan cabai merah keriting meningkat dari Rp60 ribu menjadi Rp65 ribu per kilogram.
“Iya, barusan info surveyor cabe rawit merah naik dari dari Rp70 jadi Rp80rb per kg, merah kriting naik minggu lalu naik dari Rp60 ke 65rb per kg, daging sapi naik dari Rp148 ke Rp150rb per kg,” sebutnya.
Hardi menyebut, adanya kenaikan harga cabai disebabkan sudah tingginya harga di pasar induk yang menyuplai para pedagang.
“Penyebabnya harga dari pasar induk kramatjati sudah tinggi, sedangkan kenaikan daging sapi karena harga daging dari pemotongan juga naik, semua pedagang daging rata-rata jual Rp150rb per kilogram,” pungkasnya. (KO/RED)

