linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Bag Charm Makin Ramai, Cara Gen Z Bikin Tas Jadi Cermin Diri
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Bag Charm Makin Ramai, Cara Gen Z Bikin Tas Jadi Cermin Diri
Gaya Hidup

Bag Charm Makin Ramai, Cara Gen Z Bikin Tas Jadi Cermin Diri

Andra
28 Agustus 2026
Share
waktu baca 2 menit
Bag Charm
Model tren Bag Charm
SHARE

LINIMASSA.ID — Tren bag charm atau menghias tas dengan aksesoris kembali mencuri perhatian di kalangan anak muda.

Ragam aksesori berupa boneka kecil, gantungan manik-manik, dompet mini, hingga karakter populer kini tidak hanya menjadi pemanis tas belaka, tetapi merupakan bagian gaya berpakaian Gen Z. Tren ini juga semakin berkembang di industri fashion global.

Fenomena bag charm tersebut sebelumnya ramai di TikTok melalui tren “Jane Birkin-ification”, ketika tas dihiasi berbagai benda secara berlebihan.

Vogue mencatat bag charm menjadi salah satu produk yang banyak diperbincangkan di TikTok dan digunakan Gen Z untuk mempersonalisasi aksesori mereka.

Kini, bentuk bag charm semakin beragam. Boneka mini seperti Labubu, karakter Sanrii, gantungan berbahan tajuk, hingga aksesori unik dapat ditemukan menghiasi tas anak muda.

Bahkan, tren ini dilirik oleh mereka fashion besar yang menawarkan berbagai model charm sebagai bagian dari koleksi mereka.

Tren Bag Charm di Kalangan Gen Z

Bagi Gen Z, penggunaan bag charm juga berkaitan dengan ekspresi diri. Pilihan karakter, warna, bentuk, atau jumlah gantungan dapat mencerminkan selera dan kepribadian pemiliknya.

Aksesori tersebut seolah menjadi cara sederhana untuk membuat tas yang sama terlihat berbeda dari milik orang lain.

Fenomena ini berkaitan dengan tren kidult, yakni ketertarikan orang dewasa terhadap benda-benda yang membangkitkan nostalgia pada masa kanak-kanak.

Mengutip dari data Circana, menunjukan bahwa konsumen dewasa usia 18 tahun ke atas menyumbang 28 persen penjualan mainan dalam skala global.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Pada tahun 2026 tren bag charm terus berkembang dan beradaptasi. Aksesoris tersebut tidak hanya boneka atau gantungan lucu saja. Coach, misalnya, memperkenalkan book charma berbentuk buku mini dalam kampanye koleksi Spring/Summer 2026.

Bagi anak muda, tas kini bukan hanya benda untuk membawa barang, tetapi juga media untuk menunjukkan karakter. Di tengah tren fashion yang semakin personal, bag charm menawarkan cara murah dan kreatif untuk bereksperimen dengan penampilan tanpa harus mengganti tas.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Gunung Anak Krakatau
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Warga Diminta Jauhi Radius 3 Kilometer dari Kawah
News
BNN Kota Tangsel
BNN Kota Tangsel Edukasi Siswa dan Guru, Cegah Peredaran Narkoba di Sekolah
Pendidikan
Sisik trenggiling
Vonis Kasus Penyelundupan 796,34 Kg Sisik Trenggiling di PN Serang Ditunda
News
Tangsel
Kebakaran di Pondok Aren, Pabrik Tahu dan Gudang Dekor Ludes Dilalap Si Jago Merah
News
snackpacking
Snackpacking Jadi Cara Baru Gen Z Menjelajah Indonesia
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan