LINIMASSA.ID, TANGSEL – Kekeringan di Tangsel semakin meluas. Tercatat, hingga saat ini terdapat 19 titik kekeringan di Kelurahan Keranggan hingga Kademangan, Kecamatan Setu.
Komandan Pleton Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Dian Wiryawan mengatakan, hingga saat ini ada 2.042 warga terdampak kekeringan.
“Berdasarkan data kami terdapat 19 titik kekeringan khusus nya di wilayah Kecamatan Setu,” kata Dian, Rabu, 26 Agustus 2026.
Dian merinci, berdasarkan periode 8 Juli hingga 25 Agustus 2026, setidaknya 421 kepala keluarga (KK) yang terdampak.
Dirinya menyampaikan, Kelurahan Keranggan menjadi wilayah dengan titik kekeringan terbanyak, yakni mencapai 15 titik. Selain Keranggan, kekeringan juga tercatat di Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, dengan dua titik. Lokasinya berada di UPTD SDN 02 Kademangan dan RT 006/002.
Meluasnya wilayah terdampak membuat kebutuhan air bersih terus meningkat. BPBD Tangsel hingga 25 Agustus 2026 telah mendistribusikan sebanyak 576.550 liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. “Total air bersih terdistribusi : 576.550 liter,” katanya.
Dalam proses pendistribusian, BPBD mendapat dukungan armada dari berbagai pihak. Di antaranya Sinar Mas Land, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangsel, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Tangsel, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Tangsel, TNI, Kepolisian, DMC Dompet Dhuafa, BBWSCC, Rumah Zakat, Langkah Amanah, UDD PMI Tangsel dan Pelopor.
Dian menyebut seluruh armada bantuan tersebut dijadwalkan untuk mendukung distribusi air bersih setiap hari ke lokasi-lokasi yang membutuhkan. “Mereka kita jadwalkan perhari nya,” ungkapnya. (Red/KO)
