LINIMASSA.ID, TANGSEL – Pendataan Sensus Ekonomi (SE) 2026 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) telah mencapai 99 persen. Para petugas di lapangan sempat mengalami kendala khususnya di kawasan elite baik permukiman maupun pusat bisnis tertentu.
“Data dashboard per hari ini pukul 12.00 WIB, cakupan pendataan sudah mencapai 99 persen,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik atau BPS Kota Tangsel Agung Herianto Juliandono saat dikonfirmasi, Senin (24/8/2026).
Menurutnya, karakteristik wilayah Tangsel yang berkembang pesat menjadi salah satu tantangan tersendiri dalam pelaksanaan sensus. Kota Tangsel ini memiliki sejumlah kawasan mandiri dan pusat aktivitas ekonomi yang pengelolaannya menerapkan akses terbatas.
BPS Kota Tangsel mencatat terdapat tiga kota mandiri, yakni Alam Sutera, BSD dan Bintaro Jaya. Selain itu, terdapat 34 apartemen, 22 mal, kawasan industri serta berbagai pusat bisnis lainnya.
Di kawasan-kawasan tersebut, petugas tidak bisa begitu saja melakukan pendataan. Mereka harus melakukan effort lebih untuk mendapatkan izin dari pengelola atau pihak yang berwenang.
Meski demikian, BPS Tangsel memastikan proses pendataan tetap berjalan.
“Tapi alhamdulillah dengan dukungan berbagai pihak, terutama dari Walikota Tangsel beserta jajaran, dan institusi pemerintah maupun swasta, baik di pusat maupun di daerah,” sebutnya.
Agung menyebut pendataan masih terus dikebut hingga batas waktu yang ditetapkan, yakni 31 Agustus 2026. “Kita masih bisa tetap berprogres melakukan pendataan sampai dengan target di 31 Agustus,” katanya.
