linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Musim Kemarau, DPRD Lebak Minta Dinkes Pastikan Stok Obat Anti Bisa Ular Tersedia
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Musim Kemarau, DPRD Lebak Minta Dinkes Pastikan Stok Obat Anti Bisa Ular Tersedia
News

Musim Kemarau, DPRD Lebak Minta Dinkes Pastikan Stok Obat Anti Bisa Ular Tersedia

Andra
30 Juni 2026
Share
waktu baca 2 menit
Obat anti bisa ular
DPRD Lebak minta Dinkes Sediakan Obat anti bisa ular
SHARE

LEBAK, LINIMASSA.ID – Memasuki musim kemarau, DPRD Kabupaten Lebak meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) memastikan ketersediaan obat anti bisa ular (ABU) di seluruh puskesmas.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mengantisipasi meningkatnya risiko gigitan ular berbisa, terutama bagi warga yang beraktivitas di lahan pertanian maupun kawasan hutan.

Ketua DPRD Lebak Juwita Wulandari mengatakan, pihaknya telah mengingatkan Dinkes agar stok obat anti bisa ular selalu tersedia di setiap fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama.

Menurutnya, pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya menunjukkan adanya korban gigitan ular yang tidak tertolong karena keterlambatan penanganan, salah satunya akibat keterbatasan stok obat.

Ia menjelaskan, terkait obat anti bisa ular karena kasus gigitan ular berbisa paling banyak terjadi di sejumlah wilayah selatan dan tengah Kabupaten Lebak, di antaranya Kecamatan Cilograng, Panggarangan, Cikulur, dan Muncang.

Juwita menegaskan, korban gigitan ular berbisa membutuhkan penanganan medis secepat mungkin. Karena itu, keberadaan obat anti bisa ular di puskesmas menjadi kebutuhan yang tidak boleh diabaikan, terlebih sebagian besar masyarakat Lebak bekerja sebagai petani yang setiap hari beraktivitas di kebun maupun hutan.

Obat Anti Bisa Ular

Menurutnya, permintaan obat anti bisa ular tersebut bukan karena mengharapkan adanya korban gigitan ular, melainkan sebagai langkah antisipasi menghadapi kondisi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan interaksi masyarakat dengan satwa liar.

Oleh sebab itu, pemerintah daerah diminta menjamin stok ABU tetap aman selama musim kemarau berlangsung.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kabupaten Lebak Eka Darmana Putra memastikan persediaan obat anti bisa ular di seluruh puskesmas dan rumah sakit daerah masih dalam kondisi mencukupi.

Ia menjelaskan, setiap puskesmas maupun RSUD telah memiliki stok obat anti bisa ular atau ABU. Apabila persediaan mulai menipis atau habis, fasilitas kesehatan diminta segera mengajukan permintaan penambahan kepada Dinas Kesehatan agar kebutuhan obat dapat segera dipenuhi.

- Advertisement -
Ad imageAd image
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
26 Mei 2026
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Pikap terbakar
Pikap Terbakar di Cilegon, Sopir Masih Dicari Polisi
News
Buaya di Pulau Peucang
Warga Sumur Meninggal Usai Diserang Buaya di Pulau Peucang, BTNUK: Baru Pertama Terjadi
News
SPMB 2026
SPMB 2026, Walikota Serang Tegaskan Larangan Praktik Titip Peserta Didik
News
SPMB 2026
Hari Pertama SPMB 2026, Sebanyak 1.383 Calon Siswa Mendaftar ke SMP Negeri di Kota Serang
News
Polda Banten
Polda Banten Musnahkan 73,2 Kilogram Sabu, 6,3 Kilogram Ganja, dan 25 Cartridge Vape Berisi Etomidate
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan