linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Sungai Ciujung Kembali Tercemar, Air Menghitam dan Berbau Selama 2 Pekan
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Sungai Ciujung Kembali Tercemar, Air Menghitam dan Berbau Selama 2 Pekan
News

Sungai Ciujung Kembali Tercemar, Air Menghitam dan Berbau Selama 2 Pekan

Andra
18 Juni 2026
Share
waktu baca 3 menit
Sungai Ciujung
Kondisi Sungai Ciujung di Jongjing, Desa Tirtayasa, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang menghitam
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Kondisi Sungai Ciujung di wilayah Kampung Jongjing, Desa Tirtayasa, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang kembali menjadi sorotan.

Selama kurang lebih dua pekan terakhir, warna air sungai berubah menjadi hitam dan menimbulkan bau menyengat yang mengganggu aktivitas warga.

Berdasarkan pantauan di sekitar Jembatan Jongjing, air Sungai Ciujung yang biasanya berwarna cokelat atau relatif jernih tampak menghitam. Di permukaan air juga terlihat lapisan cairan menyerupai minyak yang mengambang.

Selain perubahan warna, aroma tidak sedap tercium cukup kuat, bahkan dapat dirasakan oleh masyarakat yang berada di sekitar jembatan maupun bantaran sungai.

Salah seorang warga setempat yang bekerja sebagai penambang pasir di Sungai Ciujung, Sainam, mengatakan bahwa kondisi tersebut telah berlangsung sekitar setengah bulan.

Menurutnya, bau yang ditimbulkan semakin terasa pada malam hari hingga menyebar ke kawasan permukiman warga. Situasi itu dinilai sangat mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Tidak hanya menimbulkan bau, Sainam mengaku air sungai juga menyebabkan gangguan pada kulit. Ia menunjukkan adanya bercak kemerahan dan bentol yang muncul akibat sering bersentuhan dengan air sungai saat bekerja.

Sungai Ciujung Menghitam

Akibat kondisi Sungai Ciujung tersebut, warga tidak lagi memanfaatkan air sungai untuk mandi maupun kebutuhan sehari-hari. Selain itu, sejumlah ikan dilaporkan mati sejak kualitas air memburuk.

Sainam menduga pencemaran berasal dari limbah industri yang dibuang ke aliran sungai. Menurutnya, fenomena serupa hampir selalu terjadi ketika musim kemarau tiba.

Dampak pencemaran membuat masyarakat terpaksa membeli air bersih untuk mencuci dan keperluan rumah tangga lainnya karena air Sungai Ciujung tidak lagi layak digunakan.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia menilai kondisi sungai saat ini jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu. Dahulu, Sungai Ciujung menjadi sumber kehidupan masyarakat karena airnya dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari mencuci, memasak, hingga mengairi lahan pertanian dan tambak.

Kini, ketika air sungai berubah warna dan tercemar, masyarakat kehilangan salah satu sumber air utama mereka. Bahkan, sejumlah lahan pertanian yang bergantung pada pasokan air Sungai Ciujung dilaporkan mengalami kekeringan akibat tidak mendapatkan suplai air yang memadai.

Menurutnya, situasi tersebut sangat berdampak terhadap aktivitas dan mata pencaharian warga yang selama ini bergantung pada keberadaan Sungai Ciujung.

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
26 Mei 2026
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

MBG di Banten
Program MBG di Banten Berpotensi Dievaluasi Saat Libur Sekolah, Akurasi Data Penerima Jadi Perhatian Utama
News
Korban Curanmor
Polres Pandeglang Persilakan Korban Curanmor Ambil Kendaraan yang Berhasil Diamankan Tanpa Biaya
News
PT Angkasa Pura Kargo
Sidang Dugaan Korupsi PT Angkasa Pura Kargo Rp8,3 Miliar, Hadirkan Ahli Keuangan Negara
News
Curanmor
Polres Pandeglang Bongkar Kasus Curanmor, 8 Pelaku Ditangkap
News
Nelayan Kabupaten Serang
42 Petani dan Nelayan Kabupaten Serang Wakili Banten di Penas KTNA XVII Gorontalo
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?