PANDEGLANG, LINIMASSA.ID – Sebanyak lima calon jemaah haji Pandeglang dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci Mekkah karena mengalami gangguan kesehatan.
Kelima jemaah tersebut sebelumnya tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 13 yang dijadwalkan berangkat pada Sabtu, 9 Mei 2026.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Pandeglang, Supardi, menjelaskan bahwa total jemaah haji Pandeglang kloter 13 awalnya berjumlah 393 orang.
Namun, setelah adanya lima jemaah yang tidak dapat diberangkatkan karena sakit, jumlah yang akhirnya berangkat menjadi 388 orang.
Ia menyebutkan, dari total jemaah haji Pandeglang yang diberangkatkan, terdiri dari 164 laki-laki, 216 perempuan, serta delapan petugas haji yang mendampingi perjalanan ibadah.
Supardi juga mengungkapkan bahwa jemaah termuda dalam rombongan tersebut adalah Syifa Khaerunnisa, usia 18 tahun, asal Kecamatan Pagelaran.
Jemaah Haji Pandeglang Tertua
Sementara jemaah haji Pandeglang tertua bernama Sanusi, berusia 102 tahun dari Kecamatan Pandeglang. Selain itu, terdapat 39 jemaah lanjut usia yang berumur di atas 80 tahun.
Sebelumnya, Kasubag TU Kementerian Haji Pandeglang, Agin Danial, menyampaikan bahwa jumlah calon jemaah haji asal Pandeglang tahun 2026 mencapai 958 orang. Para jemaah itu dibagi dalam tiga kelompok terbang, yakni kloter 13, 17, dan 23.
Sesuai jadwal, kloter 13 diberangkatkan pada 9 Mei 2026, kloter 17 pada 13 Mei 2026, dan kloter 23 pada 17 Mei 2026. Dari total keseluruhan jemaah, sebanyak 393 orang masuk kloter 13, sedangkan 565 lainnya tergabung dalam kloter 17 dan 23.
Agin menambahkan, jemaah pada kloter 13 dan 17 seluruhnya berasal dari Kabupaten Pandeglang. Sementara kloter 23 merupakan gabungan jemaah dari beberapa daerah lain.
Untuk proses keberangkatan, seluruh jemaah haji Pandeglang dijadwalkan berkumpul di halaman Gedung Pendopo Bupati Pandeglang sebelum dilepas secara resmi oleh Bupati Pandeglang.



