SERANG, LINIMASSA.ID – Pemerintah Provinsi Banten berencana memperluas cakupan program Sekolah Gratis di Banten hingga ke lembaga pendidikan berbasis keagamaan, khususnya Madrasah Aliyah (MA).
Kebijakan ini diambil untuk menjamin kesetaraan akses pendidikan bagi seluruh pelajar.
Gubernur Banten, Andra Soni, menyampaikan bahwa pihaknya sedang menjalin komunikasi dengan Kementerian Agama guna memasukkan sekolah berbasis agama ke dalam program Sekolah Gratis di Banten tersebut.
Ia menegaskan pentingnya memberikan peluang yang sama bagi siswa yang memilih jalur pendidikan keagamaan.
Di sisi lain, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaludin, mengungkapkan bahwa pelaksanaan program Sekolah Gratis di Banten yang diperluas ini ditargetkan mulai berjalan pada Juli 2026.
Saat ini, koordinasi masih dilakukan bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten.
Sekolah Gratis di Banten
Untuk pendanaannya, pemerintah daerah masih menghitung skema Sekolah Gratis di Banten yang sesuai dengan kemampuan anggaran.
Nilai bantuan nantinya akan disesuaikan dengan rata-rata kebutuhan biaya pendidikan di tiap sekolah.
Dalam penerapannya, sekolah yang bekerja sama diwajibkan menghapus biaya utama seperti SPP dan kebutuhan operasional lainnya.
Pemerintah provinsi juga akan melakukan pengawasan secara ketat terhadap pelaksanaan program tersebut.
Jika terdapat pelanggaran, kerja sama dengan sekolah yang bersangkutan akan dihentikan.
Program Sekolah Gratis di Banten ini diharapkan dapat mengurangi angka putus sekolah serta memastikan semua anak di Banten tetap dapat mengakses pendidikan tanpa terkendala biaya.



