LEBAK, LINIMASSA.ID – Pergerakan arus balik Lebaran mulai meningkat, khususnya pada jalur kereta menuju wilayah Banten. KAI Commuter mencatat adanya lonjakan jumlah penumpang yang memanfaatkan konektivitas antarmoda untuk kembali beraktivitas.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari habisnya tiket Commuter Line Merak untuk rute Stasiun Merak–Stasiun Rangkasbitung.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa keberadaan stasiun integrasi dirancang untuk mempermudah mobilitas baik saat mudik atau arus balik lebaran bagi pengguna tanpa harus bergantung pada kendaraan pribadi.
“Melalui stasiun-stasiun tersebut, seperti Stasiun Manggarai, penumpang dapat melanjutkan perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta menggunakan KA Bandara,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).
Ia menambahkan, arus balik lebaran ini sejumlah stasiun lain juga menjadi titik penting integrasi, seperti Stasiun Sudirman yang terhubung dengan MRT dan LRT, Stasiun Tanah Abang sebagai akses kawasan pusat belanja, serta Stasiun Cikarang yang terkoneksi dengan layanan KA lokal.
Arus Balik Lebaran 2026 Lancar
Menurutnya, kemudahan ini memungkinkan masyarakat melanjutkan perjalanan arus balik lebaran ke berbagai destinasi, mulai dari tempat wisata, pusat kuliner, hingga kawasan ekonomi tanpa perlu menggunakan kendaraan pribadi.
Kondisi kepadatan juga terlihat di sejumlah stasiun utama. Stasiun Bogor mencatat jumlah penumpang tertinggi dengan 32.080 orang, diikuti Stasiun Jakarta Kota sebanyak 13.226 orang, Stasiun Cikarang 12.518 orang, serta Stasiun Tanah Abang dan Manggarai yang juga dipadati pengguna transit.
Secara total, selama periode Angkutan Lebaran 11–22 Maret, jumlah pengguna Commuter Line Jabodetabek mencapai 11.589.375 orang. Sementara itu, Commuter Line Merak melayani sebanyak 179.376 penumpang dalam periode yang sama.
“Selain itu, tercatat rekor jumlah penumpang transit di Stasiun Manggarai mencapai 201.617 orang pada 22 Maret,” jelas Karina.
Di tengah tingginya mobilitas tersebut, KAI Commuter tetap mengingatkan masyarakat untuk selalu berhati-hati selama perjalanan.
“Dengan adanya integrasi stasiun dan konektivitas yang semakin baik, kami berkomitmen memberikan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” pungkasnya.



