SERANG, LINIMASSA.ID – Pemerintah Provinsi Banten berencana memperluas program sekolah gratis yang sebelumnya telah dinikmati sekitar 60 ribu siswa SMA, SMK, dan SKh swasta.
Kali ini, kebijakan tersebut akan menyasar madrasah aliyah swasta yang ada di wilayah Banten.
Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan bahwa perluasan program sekolah gratis ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pemerataan akses pendidikan menengah serta menekan angka putus sekolah.
Ia menegaskan bahwa madrasah aliyah swasta juga akan masuk dalam cakupan kebijakan sekolah gratis.
“Kami berkomitmen memperluas program sekolah gratis hingga mencakup madrasah aliyah swasta di Banten,” kata Andra.
Pada tahun ajaran 2025/2026, tercatat sebanyak 814 SMA, SMK, dan SKh swasta telah bergabung dalam program unggulan yang diusung Andra Soni bersama Wakil Gubernur Banten A Dimyati Natakusumah.
Meski secara kelembagaan madrasah aliyah berada di bawah kewenangan Kementerian Agama RI, Andra menilai para siswanya tetap merupakan warga Banten yang berhak memperoleh layanan pendidikan yang setara.
Terkait pembiayaan, Andra menjelaskan bahwa pelaksanaan program tersebut akan disesuaikan dengan kondisi fiskal daerah.
Ia mengakui adanya konsekuensi terhadap penurunan belanja modal, namun manfaat yang dirasakan masyarakat dinilai jauh lebih besar.
“Belanja modal memang bisa berkurang, tetapi dampaknya langsung dirasakan lebih luas oleh masyarakat,” tuturnya.



