linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Pizza, Si Bundar Bertabur Toping dari Italia
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Gaya Hidup > Pizza, Si Bundar Bertabur Toping dari Italia
Gaya Hidup

Pizza, Si Bundar Bertabur Toping dari Italia

Hilal Ahmad 30 Juni 2024
Share
waktu baca 6 menit
Pizza (Foto : Skor.ID)
Pizza (Foto : Skor.ID)
SHARE

Linimassa.id – Piza atau pizza merupakan makanan dari Italia yang popular di Indonesia. Hidangan gurih berupa sejenis adonan bundar dan pipih, yang dipanggang di oven dan biasanya dilumuri saus tomat serta keju dengan bahan makanan tambahan lainnya ini bisa dipilih sesuai selera.

Contents
ItaliaTopping

Keju yang dipakai biasanya mozzarella atau keju piza, bisa juga parmesan dan beberapa jenis keju lainnya.

Jenis bahan lain yang biasa ditaruh di atas piza, di antaranya daging dan saus, seperti salami dan pepperoni, ham, bakon, buah seperti nanas dan zaitun, sayuran seperti cabe dan paprika, dan juga bawang bombai, jamur dan lain lain.

Roti piza biasanya dibuat seperti roti biasa namun bisa diberi rasa tambahan dengan mentega, bawang putih, terna, atau wijen.

Piza biasanya dibuat dengan memutar-memutarkan adonan roti agar menjadi pipih. Hal tersebut juga sering dijadikan atraksi bagi beberapa toko pizeria. Piza biasanya dimakan selagi panas, tetapi ada pula yang disajikan dingin, biasanya dimakan untuk sarapan atau saat piknik.

Piza biasanya dimakan di restoran, dibeli di pasar grosir atau swalayan, dan dapat pula dipesan melalui telepon atau ini melalui situs web untuk dibuat, diantar, dan siap untuk disantap di rumah.

Kata “piza” diambil dari bahasa Italia: pizza, yang biasanya berarti “pastei, kue, dan tar”. Banyak yang salah mengira bahwa piza berasal dari kata Italia yang berarti pastei.

 

Italia

Piza asli berasal dari Italia dan bisa ditemui di pizeria (toko Pizza) yang tiap porsi pizanya berdiameter kira-kira 30 cm atau lebih, dengan adonan yang telah ditarik tipis.

Salah satu rahasia kelezatan piza Italia adalah proses pemanggangannya yang dilakukan di dalam oven tradisional dengan bara api. Hal ini dikarenakan jika dipanggang dengan oven listrik, umumnya adonan piza tipis akan menjadi keras.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Piza telah dikenal oleh masyarakat kuno, berbentuk lain dengan piza zaman sekarang. Piza yang kita kenal sekarang bermula sekitar tahun 1600, piza saat itu tidak dilumuri saus tomat di atasnya.

Pada tahun 1800-an piza dengan saus tomat dibawa oleh imigran Italia yang umumnya berasal dari Napoli ke New York, Amerika Serikat.

Pada periode itu juga di Napoli muncul “Perkawinan Bersejarah” piza yang ditaburi mozzarella. Seorang pembuat piza, Raffaele Esposito dan istrinya menyiapkan sebuah piza untuk dipersembahkan pada Ratu Margherita Savoia, istri Kaisar Italia Umberto I, yang dibuat atas permintaan Yang Mulia.

Sebuah piza yang melambangkan bendera Italia: merah yaitu saus tomat, putih yaitu mozzarella, dan hijau yaitu selasih. Dikarenakan Sang Ratu begitu suka dengan cita rasa piza sederhana ini, maka piza itu dinamakan Piza Margherita, sesuai dengan nama Sang Ratu. Seiring berkembangnya zaman kini muncul Piza ala Chicago, yaitu piza dengan bentuk yang menyerupai pastei.

 

Topping

Umumnya, pizza dihiasi dengan jenis-jenis topping tertentu, seperti mozarella, keju, sayuran, dan lain sebagainya. Tidak hanya itu, kelezetan pizza juga bisa dinilai dari roti yang digunakannya.

Biasanya, roti yang digunakan mengandung mentega, sehingga membuat rasanya semakin gurih.

Menyadur buku Aneka Pizza karangan Lily T. Erwin, kata pizza berasal dari bahas Italia yaitu ‘pihai’ yang berarti kue tart. Bahkan sebelum disebut pizza, makanan ini diberi nama Laganae.

Saat itu, pizza muncul pada sekitar tahun 1600-an. Awal mulanya, pizza tersebut dibuat tanpa menggunakan saus tomat di atasnya. Kemudian, di tahun 1800-an, pizza dengan saus tomat mulai dibawa oleh imigran Italian yang pada umumnya berasal dari Napoli ke New York, Amerika Serikat.

Beberapa waktu setelahnya, tepatnya di tahun 1889, topping pizza mulai bermunculan. Di antaranya ada keju, bawang putih, ikan-ikan kecil lokal, minyak zaitun, dan lain sebagainya.

Ada cerita unik lain dari pembuatan pizza yang perlu untuk diketahui, yakni kisah Pizza Margherita dari Napoli, Italia. Awal mulanya, ada seorang pembuat pizza bernama Raffaele Esposito.

Pada saat itu, ia dan istrinya diminta untuk menyiapkan sebuah pizza untuk dipersembahkan kepada Ratu Margherita Savoia, istri Kaisar Italia Umberto I.

Pizza spesial ini dibuat atas perintah dari sang kaisar, sehingga dibentuklah bendera Italia dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia. Warna merah dari saos tomat, warna putih dari mozzarella, dan warna hijau dari daun basil.

Dan tanpa disangka-sangka, pizza buatan Raffaele Esposito sangat disukai sang ratu. Mulai dari situlah, muncul Pizza Margeherita dan Don Raffaele ditulis sebagai nama pembuatnya.

Sayang, ada beberapa kondimen pizza yang mengandung garam dan lemak tinggi, sehingga makanan ini masuk ke dalam kategori fast food. Kendati demikian, kandungan gizi dalam pizza akan berbeda apabila dibuat langsung dengan menggunkan bahan-bahan rumahan.

Sebagai informasi, mengonsumsi pizza yang terlalu sering dengan banyaknya kandungan lemak dan garam di dalamnya bisa memicu obesitas, kolesterol tinggi, hingga hipertensi. Oleh karena itu, pastikan untuk membatasi jumlah konsumsi hidangan lezat satu ini. (Hilal)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

THR
PPPK Paruh Waktu di Pemprov Banten Dipastikan Tanpa THR Tahun Ini
News
harga emas
Harga Emas Antam Terkoreksi Rp13.000, Pelaku Pasar Cermati Potensi Kenaikan Lanjutan
News
Polda Banten
Antisipasi Pencurian Saat Mudik, Kapolda Banten Izinkan Warga Titip Kendaraan di Kantor Polisi
News
Harga daging sapi
Harga Daging Sapi di Pasar Badak Capai Rp140 Ribu per Kilogram
News
Narkoba
Provinsi Banten Masih Jadi Lintasan Rawan Penyelundupan Narkoba
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?