linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Upaya Masyarakat dalam Sosialisasi Pencegahan Stunting di Desa Plosokerep
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pemerintahan > Upaya Masyarakat dalam Sosialisasi Pencegahan Stunting di Desa Plosokerep
Pemerintahan

Upaya Masyarakat dalam Sosialisasi Pencegahan Stunting di Desa Plosokerep

Arief 3 April 2024
Share
waktu baca 3 menit
Sosialisasi Pencegahan Stunting di Desa Plosokerep Jawa Tengah
Sosialisasi Pencegahan Stunting di Desa Plosokerep, Jawa Tengah
SHARE

linimassa.id – Puluhan ibu hamil dan menyusui, serta remaja putri, memenuhi Balai Desa Plosokerep, Kecamatan Karang Malang, Selasa (02/04/2024).

Tidak sedang bergosip, mereka khidmat mendengarkan penjelasan tentang sosialisasi cara mengukur lingkar lengan atas, dan pencegahan stunting dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah.

Ida satu di antaranya. Warga Dusun Ngasem, Plosokerep ini sedang hamil anak ke tiganya. Meski sudah berpengalaman, ia mengaku mendapatkan pengetahuan anyar tentang gizi balita.

Tidak hanya mendengarkan, Ida yang sebelumnya melihat Kepala Diskominfo Jateng Riena Retnaningrum diukur lingkar lengan atas  (Lila), juga bersemangat maju ke depan dan menjadi model pengukuran tersebut.

Selain itu, ia juga mendapat pengetahuan tentang tablet tambah darah.

“Ternyata lingkar lengan itu berpengaruh pada lahirnya (bayi), kurang protein. Baru pertama kali saya dapat pengetahuan ini. Juga saya lebih semangat minum obat tambah darah, karena kan rasanya bermacam-macam,” ungkap Ida.

Hal serupa diungkapkan, Adelia. Remaja 17 tahun itu mengaku sebelumnya malas minum tablet penambah darah.

Namun, setelah mendapat penjelasan, dia menyadari jika perempuan berisiko anemia, sehingga harus banyak makan bergizi, olahraga, dan minum tablet tambah darah.

“Sebelum dapat sosialisasi ini, saya tidak suka minum tablet tambah darah. Tapi dipikir-pikir untuk jangka panjangnya bagus. Ya, lebih rajinlah besok-besok,” ucap siswi SMKN 1 Sragen itu.

Kepala Diskominfo Jateng, Riena Retnaningrum menyampaikan, pihaknya terus berupaya dan berkomitmen ikut berpartisipasi menurunkan angka stunting, yang menjadi prioritas Pemprov Jateng.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Melalui program satu OPD satu desa dampingan, Diskominfo Jateng menyosialisasikan pentingnya gizi mulai dari remaja pranikah, bayi dalam kandungan, hingga periode emas pertumbuhan anak.

Menurutnya, sinergi tetap dilakukan dalam menjalankan program tersebut. Termasuk, sosialisasi dengan menggandeng Dinkes, Persagi, serta BKKBN Jateng, yang merupakan bagian dari pemenuhan literasi masyarakat.

“Dimulai dari pencegahan perkawinan dini, ketika hamil dimonitor, begitu baby lahir dimonitor. Tadi adapula praktik pengukuran lingkar lengan atas.

Remaja putri pun harus sehat, jangan sampai kekurangan darah. Dan ini merupakan bagian dari ikhtiar penurunan angka kemiskinan ekstrem,” tuturnya, di Balai Desa Plosokerep.

Camat Karang Malang, Dani WS, mengapresiasi upaya Diskominfo Jateng. Ia mengatakan, upaya penurunan stunting juga telah dicanangkan dalam penggunaan dana desa (DD) pada delapan desa di wilayahnya.

“Kami mengapresiasi Diskominfo Jateng dengan pendampingan yang dilakukan. Untuk pencegahan stunting, di Kecamatan Karang Malang, ada delapan desa dan dua kelurahan, sudah dianggarkan dalam DD, di dalamnya pemberian makanan tambahan dan sosialisasi,” paparnya.

Kades Plosokerep Yusron Basuki mengatakan, di desanya ada 15 anak yang terindikasi mengalami stunting. Ia menyebut, kegiatan yang inisiasi Diskominfo Jateng bermanfaat untuk menekan stunting, juga mengurangi kemiskinan ekstrem di wilayahnya.

“Tidak hanya penuntasan stunting, juga pertanian, UMKM, yang akan dibantu oleh Diskominfo Jateng. Semoga bantuan ini bisa bermanfaat bagi warga kami,” tutup Yusron. (AR)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
Ad imageAd image
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
12 Maret 2026
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

pajak kendaraan listrik
Aturan Pajak Kendaraan Listrik Disiapkan Pemprov Banten
News
senjata api
Polsek Ciruas Kejar Pemasok Senjata Api untuk Pelaku Curanmor di Cikande
News
rehabilitasi hutan
Dukung Rehabilitasi Hutan, PLTU Banten 2 Labuan Tanam 1.015 Pohon di Tahura
News
pajak kendaraan listrik
Potensi Pajak Kendaraan Listrik di Banten Diperkirakan Tembus Rp250 Miliar
News
Kantor Imigrasi Kelas II TPI Batulicin Kantor Imigrasi Batulicin
Imigrasi Batulicin Resmikan Desa Binaan di Kersik Putih, Dorong Pencegahan TPPO
Pemerintahan
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?