linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Pemerintah Jawa Tengah Percepat Penanggulangan Stunting
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pemerintahan > Pemerintah Jawa Tengah Percepat Penanggulangan Stunting
Pemerintahan

Pemerintah Jawa Tengah Percepat Penanggulangan Stunting

Arief
20 Februari 2024
Share
waktu baca 2 menit
Percepat Tanggulangi Stunting di Jateng
Percepat Tanggulangi Stunting di Jateng
SHARE

linimassa.id – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengambil langkah tegas dalam mempercepat penanggulangan stunting dengan mengubah strategi utamanya. Lebih banyak perhatian dan upaya akan difokuskan pada pencegahan stunting dengan mengutamakan lima sasaran kunci, Senin (19/02/2024).

Hal ini diungkapkan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Provinsi Jateng, Ema Rachmawati, dalam Forum Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten/Kota eks-Karesidenan Pekalongan.

Ema Rachmawati menyoroti kebutuhan untuk mengubah strategi penanggulangan stunting yang terlalu fokus pada penanganan anak yang sudah mengalami stunting. Menurutnya, langkah yang lebih penting adalah mencegah anak-anak terlahir dengan kondisi stunting. “Jangan-jangan kita salah strategi,” ujarnya.

Edukasi menjadi kunci utama dalam strategi pencegahan stunting. Ema menekankan perlunya edukasi yang terus-menerus, terutama melalui komunikasi antarpribadi. Tim Pendamping Keluarga (TPK) diharapkan mampu menyampaikan edukasi gizi dengan cara yang mudah dipahami oleh masyarakat. “Modul pelatihan jangan kebanyakan teori. Langsung saja kader disuruh apa,” katanya.

Anung Sugihantono, Ketua Perkumpulan Promotor dan Pendidik Kesehatan Masyarakat Indonesia (PPKMI), menekankan perlunya pendekatan holistik dalam penanganan stunting. Menurutnya, stunting melibatkan banyak aspek, tidak hanya terkait dengan gizi atau kesehatan saja, melainkan juga faktor-faktor perilaku, edukasi, literasi, dan prestise masyarakat.

Anung menyoroti pentingnya pendekatan “Care Stunting”, yang mencakup tindakan Cari, Redefinisi, Tunnguin, dan Tingkatkan. Pendekatan ini tidak hanya memberikan makanan tambahan kepada sasaran, tetapi juga menyediakan edukasi dan dukungan secara holistik. “Jangan cuma membuat program, pastikan kegiatan bisa terlaksana dengan baik,” tegasnya.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam upaya menurunkan angka stunting di Jawa Tengah, serta meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. (AR)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

BPS Kota Tangsel
BPS Kota Tangsel Ungkap Sensus Ekonomi Terkendala di Kawasan Elite
News
SDIP Pamulang
Konflik Kepemilikan Lahan, Siswa TKIP – SDIP Pamulang Jalani PJJ Pasca Kericuhan
Pendidikan
Liga Inggris
Pekan Perdana Liga Inggris, Tim Non Unggulan Kuasai Papan Atas
News
AI
AI Makin Masuk Dunia Kerja, Fresh Graduate Harus Takut atau Justru Beradaptasi?
Teknologi
Trans Banten
Trans Banten Akan Berbayar, Tarif Diusulkan Rp3.000-Rp5.000
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan