linimassa.id – Menteri Keuangan Sri Mulyani Membeberkan Rincian Bantuan dalam Upaya Menyelamatkan Ekonomi Nasional
Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, telah ungkap rincian terkait bantuan senilai Rp4 juta yang akan diberikan pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah guna membeli rumah. Bantuan diberikan dalam bentuk pembebasan biaya administrasi dan berlaku selama 14 bulan.
Menurut Sri Mulyani, bantuan ini bertujuan untuk mendukung sektor konstruksi serta memberikan bantuan kepada lapisan masyarakat yang membutuhkan.
Pemerintah berharap bahwa langkah ini akan membantu menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah gejolak ketidakpastian ekonomi global.
“Kami melaksanakan ini terutama untuk sektor konstruksi, tetapi juga dalam kerangka bantuan sosial. Kami berharap dapat menjaga stabilitas ekonomi kita dalam menghadapi ketidakpastian global,” kata Sri Mulyani seperti yang dikutip dari Antara.
Selain pembebasan biaya administrasi, pemerintah memberlakukan pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk pembelian rumah dengan harga di bawah Rp2 miliar. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk merangsang sektor properti dan memperlancar sektor konstruksi.
Pemerintah mengambil serangkaian stimulus ekonomi, termasuk paket bantuan sosial seperti tambahan bantuan beras dan Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Langkah-langkah ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat, menjaga stabilitas harga, dan mengendalikan inflasi yang dapat dipicu oleh faktor-faktor seperti cuaca ekstrem.
Menurut Sri Mulyani, tambahan bantuan beras akan diberikan kepada 21,3 juta kelompok penerima manfaat dengan masing-masing mendapatkan 10 kg beras selama bulan Desember. Hal ini membutuhkan anggaran sekitar Rp2,67 triliun.
Sementara itu, BLT senilai Rp200 ribu per bulan akan diberikan kepada 18,8 juta penerima manfaat selama November hingga Desember dengan anggaran sekitar Rp7,52 triliun.
Selain bantuan sosial, pemerintah juga berupaya mengoptimalkan peran UMKM dengan mempercepat realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Menteri Keuangan menargetkan penyaluran KUR mencapai Rp297 triliun pada tahun ini untuk mendukung pertumbuhan UMKM. (AR)



