linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Wali Murid SDN Pondok Jagung 02 Tangsel Keluhkan Buku Modul Rp200 ribu
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pendidikan > Wali Murid SDN Pondok Jagung 02 Tangsel Keluhkan Buku Modul Rp200 ribu
Pendidikan

Wali Murid SDN Pondok Jagung 02 Tangsel Keluhkan Buku Modul Rp200 ribu

LinimassaNews
8 Mei 2025
Share
waktu baca 2 menit
SDN Pondok Jagung 02
Kepala SDN Pondok Jagung 02 Sawiah Susanti
SHARE

Linimassa, Tangsel – Sejumlah wali murid SDN Pondok Jagung 02 Serpong Utara, Kota Tangsel keluhkan soal jual beli buku modul pembelajaran hingga Rp200 ribu dan sejumlah iuran.

“Kalau buku beli semua ngga ada yang ngga beli kalau ngga salah semua itu 150 ribu rupiah apa 135 gitu untuk buku. Ya pokoknya setiap 1 bulan sekali setiap kenaikan berarti  1 tahun 3 kali Nah 1 tahun 3 kali itu gantinya 3 kali mata pelajaran berarti  kalau buku beli masing-masing ada 4 buku kalau ngga salah,” ungkap salah satu wali murid.

Wali murid SDN Pondok Jagung 02 Serpong Utara lainnya juga keluhkan soal pembelian buku Rp200 ribu.

“Buat kegiatan itu lah kegiatan sekolah aja, kalo dari sekolah ngga ada gratis. Buku ada sih, kemaren Rp200 ribuan lebih buku-buku modul gitu buat penunjang semua pelajaran. AC kemaren Rp10 ribu kayaknya lupa saya katanya buat nambahin sekolah. Harapannya biar tambah maju ngga ada pungutan-pungutan lain,” ungkapnya.

Saat dikonfirmasi prihal terkait, Kepala Sekolah SDN Pondok Jagung 02 Sawiah Susanti membantah adanya jual buku dilingkungan sekolahnya.

“Kaga ada, siapa bilang. Itu isunya warga. Sekolah mah kaga ngejual, itu mah Koperasi, Siplah kalau dia mau silahkan aja. Nggak ada (buku modul-red), ngga ada ya,” bantahnya saat diminta keterangan, Rabu (7/5/2025).

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) SDN Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangsel, Didin Sihabudin menegaskan tidak boleh ada jual beli buku dilingkungan sekolah.

“Buku, buku itu kan mata pelajaran sudah disediakan oleh sekolah, saya kira tinggal dimanfaatkan aja buku itu, jadi tidak harus beli buku. Tapi kalau misalkan ketika anak beli buku dia yang dia mau misalkan untuk bacaan dan lain sebagainya diluar sekolah ni, tapi kalau di sekolah tidak boleh. Kalau siswa beli buku di luar sekolah, haknya siswa kan. Tapi kalau disekolah tidak boleh beli. Manfaatkan buku yang ada, buku yang disediakan setiap tahunnya sekolah beli semuanya dipinjamkan kan,” tegasnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Situ Rompong Tangsel
Soroti Polemik SHGB Situ Rompong, BAM DPR RI: Cacat Prosedur
Pemerintahan
Pemotor di Pamulang
Pemotor di Pamulang Terkapar Usai Tubruk Pohon
News
Jurnalis
Masih Nihil, Gubernur Banten Minta Operasi SAR Pencarian 5 Jurnalis Diperpanjang
News
Polda Banten
Ruang Direktur Reskrimum Polda Banten Terbakar Saat Subuh
News
Polda Banten
Polda Banten Pastikan Tiga Barang Temuan Bukan Milik Rombongan Jurnalis yang Hilang
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan