linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Uang Rusak Senilai Rp1,3 Miliar Ditukar ke BI Banten Sepanjang 2025
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Uang Rusak Senilai Rp1,3 Miliar Ditukar ke BI Banten Sepanjang 2025
News

Uang Rusak Senilai Rp1,3 Miliar Ditukar ke BI Banten Sepanjang 2025

Andra
7 November 2025
Share
waktu baca 2 menit
Penukaran uang baru
Penukaran uang baru Bank Indonesia Banten
SHARE

SERANG, LINIMASSA.ID – Selama tahun 2025, masyarakat di Provinsi Banten tercatat menukarkan uang rusak, cacat, maupun lusuh dengan nilai total mencapai Rp1,3 miliar di Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Banten.

Layanan penukaran dilakukan baik melalui program Kas Keliling maupun pelayanan langsung di kantor BI di sejumlah wilayah.

Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten, Ameriza M Moesa, menyampaikan bahwa jumlah penukaran uang rusak tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurutnya, peningkatan tersebut disebabkan oleh kesadaran masyarakat yang makin tinggi untuk menjaga kualitas uang Rupiah.

“Program edukasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah menjadi faktor penting yang mendorong masyarakat menukarkan uang rusak yang sudah tidak layak edar,” jelas Ameriza.

Ia menambahkan, uang yang paling sering ditukar merupakan pecahan kecil, khususnya Rp2.000 dan Rp5.000, karena kedua pecahan itu paling sering digunakan untuk transaksi sehari-hari.

Sepanjang 2025, BI Banten juga telah melakukan lebih dari 100 kegiatan Kas Keliling, tepatnya 102 kali, untuk menyalurkan uang baru ke masyarakat.

Kegiatan tersebut menyasar pasar tradisional, pondok pesantren, hingga daerah pesisir, agar masyarakat dapat memperoleh uang layak edar tanpa harus datang ke kantor BI.

“Dengan Kas Keliling, masyarakat bisa lebih mudah menukar atau mendapatkan uang baru tanpa repot,” ujar Ameriza.

Ameriza menegaskan, uang rusak, baik karena terbakar, sobek, maupun berlubang, masih dapat ditukar selama memenuhi syarat keaslian dan minimal dua pertiga bagian fisiknya masih utuh.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Ia menambahkan, layanan ini merupakan bagian dari upaya BI menjaga kepercayaan masyarakat terhadap Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah.

“Semakin banyak uang layak edar di tangan masyarakat, maka semakin baik pula kualitas transaksi dan kepercayaan terhadap Rupiah,” tegasnya.

BI Banten juga mengimbau masyarakat untuk tidak men-stapler, menulis, ataupun melipat uang rusak secara berlebihan, karena kebiasaan tersebut bisa merusak fisik uang dan memperpendek masa edarnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

WNA
756 WNA Urus Surat Keterangan Tempat Tinggal di Kabupaten Serang
News
Buruh di Banten
Buruh di Banten Rentan Terjerat Judol dan Pinjol Ilegal
News
Tambang di Gunung Pinang
ESDM Banten Tegaskan Aktivitas Tambang di Gunung Pinang Tidak Mengantongi Izin
News
Gunung Gedor Kota Serang
Wisata Gunung Gedor Kota Serang Masih Kekurangan Listrik, Air Bersih, dan Fasilitas MCK
News
Sawah di Kabupaten Serang
793,5 Hektare Sawah di Kabupaten Serang Terdampak Kekeringan, 68 Hektare Gagal Panen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan