linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Truk Bermuatan Susu Kaleng Terbalik di JLS Cilegon, DPUPR Siapkan Evaluasi Kemiringan Tanjakan
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Truk Bermuatan Susu Kaleng Terbalik di JLS Cilegon, DPUPR Siapkan Evaluasi Kemiringan Tanjakan
News

Truk Bermuatan Susu Kaleng Terbalik di JLS Cilegon, DPUPR Siapkan Evaluasi Kemiringan Tanjakan

Andra
14 Juli 2026
Share
waktu baca 3 menit
Truk Kaleng Susu
Truk Kaleng Susu kecelakaan di JLS Cilegon
SHARE

CILEGON, LINIMASSA.ID – Insiden kecelakaan kembali terjadi di ruas Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon. Sebuah truk yang mengangkut susu kaleng terguling di kawasan tanjakan Lebak Denok pada Selasa (14/7/2026).

Informasi awal dari warga menyebutkan kendaraan tersebut membawa muatan pasir. Namun setelah dilakukan pengecekan di lokasi, diketahui truk sebenarnya mengangkut susu kaleng.

Menanggapi kejadian itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Cilegon menyatakan akan melakukan kajian terhadap kondisi geometrik jalan, khususnya tingkat kelandaian di tanjakan Lebak Denok yang telah digunakan selama lebih dari dua dekade.

Kepala DPUPR Kota Cilegon, Tb Dendi Rudiatna, menjelaskan berdasarkan keterangan pengemudi, kecelakaan terjadi setelah mesin kendaraan mengalami gangguan saat berada di puncak tanjakan.

“Informasi dari sopir, saat berada di titik puncak tanjakan terjadi kerusakan mesin. Kendaraan mati dan setir terkunci sehingga akhirnya truk terguling,” ujarnya.

Menurut Dendi, hasil pengamatan sementara menunjukkan penyebab utama kecelakaan lebih berkaitan dengan kondisi teknis kendaraan dibandingkan faktor infrastruktur jalan.

“Kalau saya melihat, murni karena kondisi mesin kendaraan yang kurang memadai,” katanya.

Ia mengingatkan para operator angkutan barang agar memastikan kendaraan yang digunakan memenuhi persyaratan sebelum melintasi JLS. Hal itu mencakup usia kendaraan yang masih layak, muatan yang tidak melebihi kapasitas, serta pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi kendaraan sebelum beroperasi.

“Pertama kendaraan harus sesuai usia pakainya. Kedua, kapasitas muatan apakah over load atau tidak. Ketiga, kondisi kendaraan apakah sudah diperiksa sebelum beroperasi,” jelasnya.

Truk Susu Kaleng Laka di JLS Cilegon

Selain mengevaluasi aspek kendaraan, DPUPR juga akan mengkaji ulang desain tanjakan di ruas tersebut. Dendi mengungkapkan, perencanaan Jalan Lingkar Selatan disusun sekitar tahun 2002 hingga 2004 sehingga perlu ditinjau kembali agar sesuai dengan perkembangan volume lalu lintas dan karakteristik kendaraan saat ini.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Apabila hasil kajian menunjukkan kemiringan jalan menjadi salah satu faktor yang perlu diperbaiki, DPUPR akan mempertimbangkan penyesuaian konstruksi, termasuk kemungkinan melakukan pemapasan atau mengurangi tingkat kelandaian berdasarkan hasil kajian teknis dan Detail Engineering Design (DED).

“Kalau memang nanti kemiringan menjadi salah satu kendala, tentu akan kami review. Apakah perlu dilakukan pemapasan atau penurunan kelandaian jalan, nanti akan ditentukan berdasarkan hasil kajian teknis dan detail engineering design (DED),” ungkap Dendi.

Ia menambahkan, kajian tersebut akan diupayakan dapat segera dilaksanakan. Jika belum memungkinkan masuk dalam Perubahan APBD 2026, usulannya akan dimasukkan ke dalam program pembangunan tahun anggaran 2027.

Sebagai langkah awal meningkatkan keselamatan di Jalan Lingkar Selatan, DPUPR akan menindaklanjuti arahan Wali Kota Cilegon melalui pemasangan rambu peringatan di kawasan tanjakan curam serta penambahan penerangan jalan umum (PJU).

“Solusi pertama yang kami siapkan adalah pemasangan rambu lalu lintas yang menginformasikan adanya tanjakan curam sehingga pengemudi bisa lebih siap. Selain itu juga penambahan penerangan jalan umum (PJU),” tutupnya.

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print

Terkini

Kota Serang
Perwal LGBT Kota Serang Segera Masuk Tahap Harmonisasi dengan Kemenkum
News
Kota Serang
Kota Serang Kekurangan Sekitar 300 Guru, Dindikbud Mulai Petakan Kebutuhan
News
KDMP di Kabupaten Serang
71 Gedung KDMP di Kabupaten Serang Rampung Dibangun, Target 150 Selesai Akhir Agustus
News
Kambing di Kabupaten Serang
46 Kambing di Kabupaten Serang Dicuri, Polisi Temukan Sejumlah Ternak Telah Disembelih
News
Kepala SPPG di Pandeglang
Kepala SPPG di Pandeglang Kabur, Satgas Laporkan ke BGN
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan