linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Syirik, Dosa Paling Serius dalam Islam
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Khazanah > Syirik, Dosa Paling Serius dalam Islam
Khazanah

Syirik, Dosa Paling Serius dalam Islam

Hilal Ahmad 20 Mei 2024
Share
waktu baca 5 menit
Dosa syirik (Foto : Muslim.or.id)
Dosa syirik (Foto : Muslim.or.id)
SHARE

linimassa.id – Dari sekian banyak dosa, syirik atau mensekutukan Tuhan merupakan dosa paling serius dalam Islam dan susah diampuni.

Contents
Pemahaman SalahBersekutuVarian

Dalam Al-Qur’an, Allah sangat tegas melarang syirik dan menggambarkan itu sebagai dosa yang tidak diampuni. Laman Media Indonesia menyebut, salah satu faktor penyebab utama dosa ini adalah ketidakpahaman terhadap prinsip-prinsip tauhid (keyakinan dalam satu Allah yang Maha Esa).

Banyak orang mungkin tidak memahami dengan benar apa arti tauhid, atribut Allah, atau bagaimana hubungan manusia dengan Allah seharusnya. Ketidakpahaman ini bisa mengarah pada praktik-praktik syirik tanpa disadari.

Praktik-praktik yang melibatkan penyekutuan Allah dengan entitas lainnya telah diadopsi tanpa pertimbangan lebih lanjut. Contohnya, adorasi kepada makam, orang-orang suci, atau benda-benda lain yang dianggap memiliki kekuatan magis.

Faktor lain yang dapat menyebabkan perbuatan ini adalah ketakutan atau kepercayaan yang berlebihan terhadap makhluk atau kekuatan lain selain Allah.

Misalnya, orang mungkin berpaling kepada dukun atau paranormal untuk mencari perlindungan atau jawaban atas masalah mereka, daripada bertawakal kepada Allah semata.

 

Pemahaman Salah

Konsep wali Allah atau orang suci dalam Islam sering kali disalahpahami. Meskipun mereka adalah figur yang dihormati dalam tradisi Islam, ada orang yang dapat menyalahartikan penghormatan terhadap wali Allah sebagai bentuk penyembahan atau pemohonan langsung kepada mereka, yang merupakan bentuk syirik.

Kurangnya pendidikan agama yang benar dapat menyebabkan seseorang lebih rentan terhadap praktik-praktik ini. Pendidikan agama yang baik adalah kunci untuk memahami prinsip-prinsip tauhid dan menjauhi syirik.

Ini adalah dosa yang serius dalam Islam, dan memahami faktor-faktor penyebabnya adalah langkah awal yang penting untuk menghindarinya. Pendidikan agama yang baik, pemahaman yang benar tentang tauhid, dan kesadaran akan pengaruh budaya dan tradisi adalah cara-cara untuk melawan syirik dan memastikan bahwa keyakinan tauhid (keyakinan pada satu Allah) tetap utuh dalam kehidupan seorang Muslim.

- Advertisement -
Ad imageAd image

 

Bersekutu

Menurut Ibnu Manzur, kata syirik berasal dari kalimat fi’il madhi yaitu ‘syaraka’ yang bermakna bersekutu dua orang misalnya seseorang berkata “a asyraka billah”, artinya dia sederajat dengan Allah SWT.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian syirik adalah penyekutuan Allah SWT dengan yang lain. Misalnya, pengakuan kemampuan ilmu daripada kemampuan dan kekuatan Allah SWT, peribadatan selain kepada Allah SWT dengan menyembah patung, tempat-tempat keramat dan kuburan, dan kepercayaan terhadap keampuhan peninggalan-peninggalan nenek moyang, yang diyakini menentukan dan mempengaruhi jalan kehidupan.

Secara istilah, ini adalah perbuatan, anggapan atau itikad menyekutukan Allah SWT dengan yang lain, seakan-akan ada yang maha kuasa selain Allah SWT. Orang yang menyekutukan Allah disebut musyrik. Ini merupakan dosa besar yang tidak terampuni, seperti difirmankan oleh Allah SWT:

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar”. (QS. an-Nisa (4) ayat 48)

Banyak sekali ayat-ayat Alquran yang memberikan penegasan tentang larangan berbuat syirik atau penjelasan tentang kemustahilan Allah itu memiliki sekutu atau sama dengan makhluk.

Penjelasan agar tetap teguh dalam mengakui keesaan Allah SWT, seperti dalam surah Luqman (31) ayat 32:

“Dan apabila mereka dilamun ombak yang besar seperti gunung, mereka menyeru Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya Maka tatkala Allah menyelamatkan mereka sampai di daratan, lalu sebagian mereka tetap menempuh jalan yang lurusdan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami selain orang-orang yang tidak setia lagi ingkar”. (QS. Luqman (31) : 32)

 

Varian

Agar bisa lebih memahami terkait bahasan syirik maka di dalam artikel ini akan dijelaskan secara rinci macam-macam syirik.

At-Tab’id

Syirik At-Tab’id adalah perbuatan yang meyakini Tuhan ada beberapa bukan Esa melainkan ada tuhan-tuhan lainnya yang ia sembah.

Al-Istiqlal

Al-Istiqlal merupakan syirik yang meyakini Tuhan ada dua dan memiliki kekuasaan masing-masing di antara keduanya.

At-Taqlid

Syirik At-Taqlid yakni menyembah makhluk yang memiliki kekuatan dan keberuntungan. Hal ini disebabkan karena mengikuti perintah orang lain atau ikut-ikutan momen yang ada saat itu karena diyakini memiliki kekuatan dan juga kemampuan untuk mengubah nasib.

At-Taqrib

Syirik At-Taqrib menyembah sesuatu selain Allah SWT dengan dalih untuk mendekatkan dirinya kepada Allah SWT.

Hal ini sangat banyak dilakukan oleh ummat zaman saat ini sadar atau tidaknya, karena tidak kasap mata orang tersebut melakukannya.

Salah satu contoh melakukan zikir sholat sunnah puasa dan lain sebagainya namun semua itu tidak diniatkan karena Allah SWT semata. Melainkan karena ingin mendapatkan sesuatu yang ingin dicapai dan lainnya.

Sekilas seseorang tersebut beribadah mendekatkan diri kepada Allah SWT namun pada hakikatnya tidak hanya ingin mendambakan makhluk.

Al-Aghrad

Syirik Al-Aghrad yakni melakukan amal perbuatan yang nampaknya seperti ibadah dan kebaikan namun tidak karena Allah SWT. (Hilal)

Share This Article
Facebook X Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
26 November 2025
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image
Ad imageAd image

Terkini

SPPG Karangtanjung
Dapur MBG SPPG Karangtanjung Belum Kantongi Sertifikat Higiene, Operasional Tetap Berjalan
News
Pemkot Serang
Tangani Banjir di Berbagai Wilayah, Pemkot Serang Ajukan Bantuan ke Provinsi dan Pusat
News
Tambang ilegal di Cilegon
Pemprov Banten Tutup Tambang Ilegal di Cilegon, Satgas Petakan Lokasi di Ciwandan dan JLS
News
Rekonstruksi
Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Anak Kader PKS Dilaksanakan Tertutup di BBS 3
News
Huntara Cigobang
Bertahan Menginap di Kantor Bupati, Warga Huntara Cigobang Tuntut Kejelasan Hunian Permanen
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
logo-linimassaid
Selamat datang kembali!

Login ke akunmu

Username or Email Address
Password

Lost your password?