linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Pesan Ayah ke Shane Lukas Kasus Penganiayaan oleh Mario Dandy: Ungkap Semuanya
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > News > Pesan Ayah ke Shane Lukas Kasus Penganiayaan oleh Mario Dandy: Ungkap Semuanya
News

Pesan Ayah ke Shane Lukas Kasus Penganiayaan oleh Mario Dandy: Ungkap Semuanya

Nur M
4 April 2023
Share
waktu baca 2 menit
IMG 20230404 220757
Tagor Lumbantoruan, ayah Shane Lukas. [Dok. Istimewa]
SHARE

linimassa.id – Tagor Lumbantoruan berpesan kepada putranya Shane Lukas agar jujur selama jadi saksi dalam persidangan AG (15) selaku anak berkonflik dengan hukum.

Sidang ini terkait kasus penganiayaan oleh Mario Dandy Satriyo (20) terhadap David Ozora (17).

“Pesan saya ke Shane ungkap semuanya, jangan diulangi, jangan ada yang dikurangi, jangan ada yang ditambah. Jujur,” kata Tagor, Selasa (4/4/2023).

Tagor menyampaikan kedatangannya ke PN Jakarta Selatan untuk mengantarkan pakaian berwarna putih dan celana hitam serta sarapan.

Dia juga menyampaikan anaknya menyesal sehingga membuat surat permintaan maaf kepada David dan keluarganya tanpa sepengetahuan dirinya.

Tagor menggambarkan sosok Shane Lukas memiliki sifat penurut, rajin berkabar lewat pesan singkat, hingga disiplin jam pulang yakni 22.00 WIB

“Anak saya ini kan baru lulus SMA, sempat ngojek online bantu saya, kita berdua saja di rumah ibunya sudah meninggal tiga tahun yang lalu,” terang Tagor.

Tagor Lumbantoruan juga mengaku sempat mengirimkan chat kepada Rafael Alun Trisambodo, ayah Mario Dandy Satriyo.

Hal ini usai Shane ditetapkan tersangka kasus penganiayaan terhadap David Ozora, Jumat (24/2/2023) lalu.

“Waktu itu saya tanyakan ke Dandy mana orangtuanya.”

- Advertisement -
Ad imageAd image

“Saya juga sudah chat perkenalan sebagai orangtua Shane tapi hanya dibaca tidak direspons,” kata dia di PN Jakarta Selatan, Selasa (4/4/2023).

Tagor mengatakan meski chat-nya tidak dibalas, saat itu kebetulan pertama kalinya bertemu Rafael Alun secara langsung di Polres Jaksel.

Dia berharap saat itu bisa berkenalan dengan Rafael Alun Trisambodo.

Tujuannya untuk berbicara baik-baik mengenai kasus anaknya maupun anak mantan pejabat Ditjen Pajak DJP Kementerian Keuangan tersebut.

“Harapan saya bisa ngobrol, tapi ya begitu orangnya, entah karena kesombongannya, atau keangkuhannya.”

“Atau dia menganggap saya orang rendah, ya enggak tau,” imbuh Tagor.

Tersangka Mario Dandy (20), Shane Lukas (19) dan APA (19) jadi saksi dalam sidang pemeriksaan anak berkonflik dengan hukum AG (15).

Ini terkait kasus penganiayaan David Ozora di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

Pegadaian Pondok Aren
Eks Pengelola Pegadaian Pondok Aren Didakwa Korupsi, Kerugian Capai Rp1,66 Miliar
News
ledakan
Ledakan di Pasar Cimanggis Tangsel Dipastikan Bukan Bom, Dua Orang Meninggal Dunia
News
Krakatau Steel
Krakatau Steel Resmi Merger KSI dan KIT, Infrastruktur Jadi Entitas Penerus
News
Narkotika
Narkotika dan Kekerasan Seksual Anak Jadi Perhatian Kejari Lebak, Puluhan Perkara Ditangani
News
KAI
KAI Daop 1 Jakarta Catat Ribuan Barang Tertinggal Senilai Rp4,46 Miliar, Lebih dari 2.000 Telah Dikembalikan
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan