linimassa.id – Tahukah kamu kalau mengucapkan halo ternyata sangat penting? Setiap 21 November diperingati Hari Halo Sedunia. Serius?
Nationaldaycalendar.com menyebut, Hari Halo Sedunia merupakan peringatan dimana kata ‘Halo’ berperan sebagai alat komunikasi yang bertujuan baik dan mengajak damai kepada sesama negara.
Hari ini juga mendorong para pemimpian negara di dunia ini untuk lebih banyak menggunakan komunikasi daripada harus memaksakan sebuah konflik.
Dengan kata ‘Halo’ tersebutlah kita sudah memberikan tanda kepada orang, bahwa kita adalah seseorang yang ramah begitu juga sebaliknya.
Arti dari kata tersebut memiliki bayak arti dalam kebaikan, dan lebih hebatnya lagi hanya dengan satu kata tersebut, kita tidak perlu susah-susah menyebutkannya, karena memang satu kata singkat itulah yang bisa mengubah pandangan orang menjadi lebih baik.
Kata ini biasanya digunakan dalam percakapan sehari-hari sebagai awal dari sebuah percakapan. Kita biasanya menyebutkan hal tersebut ke keluarga, orang terdekat, dan rekan kerja saja.
Tetapi sebenarnya kata tersebut dapat kita ucapkan kepada orang lain saat kita sedang berpapasan dengan mereka sembari tersenyum. Tanpa sadar, kita juga sudah membuat orang tersebut tersenyum dan mengembalikan semangat mereka dalam menjalani kehidupannya.
Oleh karena itu, kata ‘Halo’ merupakan sebuah kata yang sangat luar biasa kegunaannya. Hal yang selalu dibawa oleh kata tersebut hanyalah sebuah kebaikan di dalamnya.
Asal Mula
Peringatan ini sebagai tanggapan atas konflik antara Mesir dan Israel pada 1973. Saat itu, Hari Halo Sedunia dimaknai seruan kepada masyarakat Timur Tengah, konflik harus diselesaikan melalui komunikasi, bukan kekerasan.
Premis utama di balik peringatan itu soal kejelasan dan kejujuran komunikasi mampu melahirkan perdamaian.
Melansir Days of the Year, Hari Halo Sedunia sebenarnya dibuat sebagai tanggapan langsung terhadap Perang Yom Kippur di Timur Tengah yang berakhir pada Oktober 1973. Saat itu, ribuan tentara dan warga sipil tak berdosa terbunuh.
Perang itu berakhir setelah sejumlah pejabat Arab dan Israel mengadakan diskusi perdamaian dan perbincangan publik untuk pertama kalinya. Setelah bersitegang hampir selama 25 tahun.
Merujuk World Hello Day, terdapat 180 negara yang telah berpartisipasi dalam peringatan itu. Setidaknya, negara-negara itu diyakini memanfaatkan waktu untuk mengungkapkan keprihatinan terhadap perdamaian dunia. World Hello Day juga mengklaim, 31 pemenang Hadiah Nobel Perdamaian yang telah menyatakan Hari Halo Sedunia memiliki nilai sebagai instrumen untuk menjaga perdamaian.
Menyapa
Biasanya Hari Halo Sedunia dirayakan secara menyapa minimal sepuluh orang dalam sehari. Tindakan menyimbolkan pentingnya komunikasi pribadi untuk menjaga perdamaian di lingkungan sosial sekitar.
Laman Days of the Year menyebut, perayaan Hari Halo Sedunia bisa pula dirayakan sembari menghubungi orang terdekat. Misalnya, berucap maaf apabila ada konflik yang menyebabkan kerenggangan hubungan.
Berucap maaf salah satu cara ampuh untuk mempertahankan ketenteraman dan perdamaian di tingkat individu. Hari Halo Sedunia bisa dijadikan momentum tepat untuk saling memaafkan dan mewujudkan perdamaian. (Hilal)



