linimassa.id – Pada 8 Mei diperingati sebagai Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia (World Red Cross and Red Crescent Day) atau dikenal juga sebagai Hari Palang Merah Internasional.
Peringatan ini tidak lepas dari sosok Bapak Palang Merah, Jean Henry Dunant sebagai penetus gerakan kemanusian tersebut.
Laman Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia (International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies/IFRC) menyebut, ide atau agasan untuk Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia muncul setelah Perang Dunia Pertama. Tepatnya pada tahun 1948 silam.
Ketika sebuah “aksi tahunan yang dapat dilaksanakan di seluruh dunia… yang akan menjadi kontribusi besar bagi perdamaian” didiskusikan pada Konferensi Internasional Palang Merah ke-14. Tanggal 8 Mei dipilih karena merupakan tanggal kelahiran pendiri Komite Palang Merah Internasional, Henry Dunant.
‘Hari Palang Merah Internasional’ pertama, seperti yang dulu dikenal, dirayakan pada tanggal 8 Mei 1948. Selanjutnya pada tahun 1984, judul resmi peringatan hari tersebut berubah seiring waktu dan dikenal sebagai ‘Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia’ yang digunakan hingga sekarang ini.
Tujuan
Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia, setiap tahunnya merupakan kesempatan untuk merayakan jaringan relawan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah. Serta menegaskan kembali komitmen terhadap kemanusiaan bersama dan merefleksikan prinsip-prinsip dasar Palang Merah dan Bulan Sabit Merah.
Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia pada tanggal 8 Mei 2024, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Seperti turut berpartisipasi dalam kegiatan atau gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia.
Dilansir laman International Federation of Red Cross (IFRC), pada Hari Palang Merah Sedunia 2024, tema yang diangkat yaitu “I give with joy, and the joy I give is a reward” atau dalam bahasa Indonesia berarti “Aku memberi dengan kebahagiaan dan kebahagiaan yang aku beri adalah hadiah.”
Tujuan peringatan Hari Palang Merah Internasional yaitu untuk merayakan semangat kemanusiaan dan memberi penghargaan kepada mereka yang sudah berbuat baik kepada sesama.
Presiden IFRC Kate Forbes menyampaikan pesan untuk memperingati Hari Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Sedunia 2024.
“Ini adalah hari di mana kita menghormati warisan Henry Dunant, relawan perintis yang mendirikan Gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional lebih dari 160 tahun yang lalu. Yang terpenting, hari ini adalah hari di mana kita memberikan penghormatan kepada jutaan relawan dan staf yang bekerja bersama orang-orang yang membutuhkan perlindungan, bantuan, layanan kesehatan, bantuan sosial, dan solidaritas,” tulis Forbes, seperti dilansir laman ifrc.org, Selasa (7/5/2024).
“Di tengah konflik bersenjata dan kekerasan, bencana alam, krisis terkait iklim, epidemi, kerawanan pangan, dan pengungsian massal di beberapa situasi paling rentan di dunia, komitmen kami untuk membantu orang lain tetap kuat,” lanjutnya.
Forbes juga mengatakan pengakuan universal terhadap para relawan dan staf Palang Merah dan Bulan Sabit Merah sangat penting untuk membantu melindungi mereka saat mereka melakukan tugas penyelamatan nyawa di seluruh dunia.
Asal Mula
Penetapan Hari Palang Merah Internasional tidak lepas dari sosok bapak Palang Merah, Jean Henry Dunant, sebagai pencetus gerakan kemanusiaan tersebut.
Awal mula ide peringatan ini muncul ketika pembahasan mengenai sebuah aksi tahunan dalam Konferensi Internasional ke-14.
Akhirnya tanggal 8 Mei dipilih karena merupakan hari lahir Dunant, pendiri Komite Palang Merah Internasional.
Tujuan peringatan ini adalah untuk menegaskan kembali komitmen teguh para petugas palang merah dan seluruh relawan yang tergabung di dalamnya terhadap kemanusiaan bersama.
Hari Palang Merah Internasional yang pertama dirayakan pada tanggal 8 Mei 1948. Nama hari peringatan tersebut berubah seiring berjalannya waktu dan kemudian dikenal sebagai Hari Palang Merah dan BSM Sedunia pada tahun 1984. (Hilal)



