linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Reading: Pemkab Jepara Segera Terapkan Strategi Khusus dalam Menekan Kasus DBD
linimassa.idlinimassa.id
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Cari di sini
  • News
  • Pemerintahan
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Gaya Hidup
  • Khazanah
  • Berita Video
Punya akun? Sign In
Follow US
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
linimassa.id > Indeks > Pemerintahan > Pemkab Jepara Segera Terapkan Strategi Khusus dalam Menekan Kasus DBD
Pemerintahan

Pemkab Jepara Segera Terapkan Strategi Khusus dalam Menekan Kasus DBD

Arief
26 Februari 2024
Share
waktu baca 2 menit
Rakor Pencegahan dan Penanggulangan DBD Kab Jepara
Rakor Pencegahan dan Penanggulangan DBD Kab Jepara
SHARE

linimassa.id –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara mengambil langkah serius dalam menangani kasus Demam Berdarah (DB) yang tengah meningkat di wilayahnya. Dengan adanya laporan bahwa sudah sembilan orang meninggal karena DB per 22 Februari 2024, Pemkab Jepara telah menyiapkan strategi khusus untuk menekan penyebaran penyakit ini.

Tingkatkan Kewaspadaan Bersama-sama

Sekretaris Daerah Kabupaten Jepara, Edy Sujatmiko, menekankan perlunya kerja sama dari semua pihak untuk mengatasi masalah ini. Dalam Rapat Koordinasi Pencegahan dan Penanganan Demam Berdarah Dengue (DBD), Edy mengungkapkan, “Saat ini kita sedang tidak baik-baik saja. Kita harus bergerak bersama-sama seluruh komponen yang ada.”

Strategi Penanganan DB

Edy menyampaikan beberapa langkah strategis yang harus segera dilaksanakan. Pertama, komitmen dan kepedulian semua pihak serta penguatan kelembagaan melalui Kelompok Kerja Operasional (Pokjanal) DBD. Kedua, sosialisasi dan edukasi masyarakat secara terus menerus melalui berbagai media, termasuk sosial media. Ketiga, gerakan serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (3M plus) secara rutin. Keempat, respon cepat terhadap laporan kasus dengan penyelidikan epidemiologi dan tindak lanjutnya.

Dinas Kesehatan (Dinkes) diminta untuk mengkoordinasikan upaya pencegahan dan penanganan serta meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam tata laksana DB. Selain itu, Edy juga meminta Palang Merah Indonesia (PMI) untuk menjaga stok darah yang sewaktu-waktu dibutuhkan.

Rumah sakit dan Puskesmas juga diharapkan dapat menyediakan ruang perawatan dan peralatan yang memadai, serta melakukan penatalaksanaan sesuai standar. Petugas harus melakukan monitoring kondisi pasien secara cermat.

Camat, petinggi, dan lurah diminta untuk segera melaksanakan gerakan serentak Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus secara rutin. Mereka juga diminta untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang DBD dan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).

Kondisi Terakhir DBD di Jepara

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara, Dokter Eko Cahyo Puspeno, menyatakan bahwa kondisi terakhir DBD di Jepara sangat mengkhawatirkan. Data per 22 Februari 2024 mencatat adanya 507 kasus, dengan 62 kasus positif DBD dan 9 kasus yang berujung pada kematian.

- Advertisement -
Ad imageAd image

Dengan adanya langkah-langkah ini, diharapkan kasus DBD di Kabupaten Jepara dapat segera terkendali dan keselamatan serta kesehatan masyarakat dapat terjaga dengan baik. (AR)

Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Copy Link Print
- HUT RI -
Ad imageAd image
- 14 AGUSTUS 2026 -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image
- Advertisement -
Ad imageAd image

Terkini

BPS Kota Tangsel
BPS Kota Tangsel Ungkap Sensus Ekonomi Terkendala di Kawasan Elite
News
SDIP Pamulang
Konflik Kepemilikan Lahan, Siswa TKIP – SDIP Pamulang Jalani PJJ Pasca Kericuhan
Pendidikan
Liga Inggris
Pekan Perdana Liga Inggris, Tim Non Unggulan Kuasai Papan Atas
News
AI
AI Makin Masuk Dunia Kerja, Fresh Graduate Harus Takut atau Justru Beradaptasi?
Teknologi
Trans Banten
Trans Banten Akan Berbayar, Tarif Diusulkan Rp3.000-Rp5.000
News
linimassa.idlinimassa.id
Follow US
© 2023 linimassa.id. Designed by dezainin.com
  • Disclaimer
  • Privacy
  • Redaksi
  • Info Iklan